Tragis! Siswa SMPN 4 Randudongkal Pemalang Meninggal, Diduga Korban Bullying saat MOS
PEMALANG, iNews.id – Suasana duka menyelimuti keluarga Ahmad Alfian (14), siswa kelas VII SMP Negeri 4 Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Remaja yang baru sekitar satu bulan menempuh pendidikan di sekolah tersebut meninggal dunia pada Minggu (2/8/2026) malam usai sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Mardhatillah.
Pihak keluarga menduga kuat kematian Alfian dipicu oleh aksi perundungan (bullying) yang dialaminya saat mengikuti kegiatan Masa Orientasi Sekolah (MOS).
Menerima laporan kejadian tersebut, petugas Polsek Randudongkal bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Pemalang langsung bergerak ke rumah sakit untuk melakukan identifikasi awal.
Guna mengungkap penyebab pasti kematian korban, jenazah dibawa menuju rumah sakit untuk dijalani proses otopsi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Tengah.
Selain melakukan pemeriksaan medis forensik, penyidik Satreskrim Polres Pemalang bergerak cepat dengan memanggil dan meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait.
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
"Penyidik telah meminta keterangan dari sedikitnya lima orang saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut sebagai bagian dari proses penyelidikan," ujar Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP Wildan Umar, Senin (3/8/2026).
AKP Wildan Umar menegaskan bahwa jajarannya masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban sebelum ada hasil medis resmi.
"Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Penyidik masih menunggu hasil resmi autopsi dari Tim DVI Polda Jateng," ungkap Wildan.
Hasil autopsi tersebut nantinya akan menjadi dasar utama bagi kepolisian untuk menentukan penyebab kematian sekaligus menentukan langkah hukum selanjutnya dalam menangani dugaan kasus perundungan di lingkungan sekolah tersebut.










