Indonesia Turunkan Dua Tim! Srikandi Merdeka Cup 2026 Siap Cetak Bintang Baru Sepak Bola Putri
JAKARTA, iNews.id - Srikandi Merdeka Cup 2026 menjadi panggung penting bagi atlet sepak bola putri U-16 Indonesia untuk menguji kemampuan di level internasional. Turnamen berlangsung pada 14-23 Agustus 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, diikuti tujuh negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania, dan Arab Saudi.
Ajang yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama PSSI ini menjadi penutup rangkaian Women’s Soccer Trilogy 2026 setelah sukses menggelar MilkLife Soccer Challenge All Stars pada 23-28 Juni dan Hydroplus Soccer League All Stars pada 5-12 Juli.
Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, mengatakan turnamen tersebut dirancang sebagai jalur pembinaan berjenjang bagi talenta muda sepak bola putri Indonesia. Mengusung tema Girls, Goals, Glory, kompetisi ini menjadi tempat bagi pemain terbaik mengukur kemampuan melawan tim-tim internasional.
Shin Tae-yong Turun Gunung, Timnas 7 Football Indonesia Ditargetkan Juara Intercontinental Cup 2026
"Kami ingin terus membangun fondasi prestasi sepak bola putri Indonesia melalui pembinaan yang berkesinambungan. Women’s Soccer Trilogy 2026 merupakan satu jalur pembinaan yang saling terhubung. Dari proses tersebut kami menjaring 56 pemain terbaik sebelum akhirnya tim pelatih menetapkan 46 atlet untuk memperkuat dua tim. Mayoritas pemain merupakan hasil talent scouting Hydroplus Soccer League yang sebelumnya juga melalui proses pembinaan sejak MilkLife Soccer Challenge,” ujarnya.
Indonesia akan menurunkan dua tim, yakni Garuda Pertiwi yang dilatih Timo Scheunemann dan Putri Nusantara di bawah arahan Takumi Taniguchi. Kedua tim menjalani pemusatan latihan di Kudus dan Pati mulai 24 Juli hingga 11 Agustus 2026 guna mematangkan strategi, kondisi fisik, serta kekompakan antarpemain.
Indonesia Turunkan Dua Tim Demi Tambah Jam Terbang
Teddy menjelaskan keputusan menurunkan dua tim bertujuan memberi pengalaman internasional kepada lebih banyak pemain muda. Dia berharap keberhasilan Timnas Putri Senior menjuarai Piala AFF Putri 2026 mampu menjadi motivasi tambahan bagi para pemain muda.
"Kami sengaja menyiapkan dua tim dengan kualitas yang kompetitif agar semakin banyak pemain mendapatkan pengalaman bertanding internasional. Kami berharap keberhasilan Timnas Putri Senior menjuarai Piala AFF Putri 2026 menjadi penyemangat bagi mereka. Apalagi turnamen ini berlangsung bertepatan dengan HUT ke-81 Republik Indonesia. Semoga para pemain mampu memberikan penampilan terbaik dan mempersembahkan prestasi yang membanggakan untuk Indonesia," lanjut Teddy.
Komitmen tersebut mendapat dukungan dari Caffino sebagai title partner turnamen. Business Unit Head Coffee & Confectionary Savoria, Soegiono, menilai pembinaan usia muda membutuhkan kompetisi yang berkelanjutan agar lahir lebih banyak pesepak bola putri berprestasi.
"Savoria Group melalui Caffino bangga dapat menjadi bagian dari Srikandi Merdeka Cup. Kami percaya lahirnya atlet berprestasi tidak hanya bergantung pada pembinaan yang tepat, tetapi juga membutuhkan kompetisi yang berkelanjutan sebagai ruang bagi para pemain untuk terus berkembang. Kami berharap Caffino Srikandi Merdeka Cup menjadi langkah penting untuk melahirkan lebih banyak talenta muda yang kelak mampu mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia,” ungkapnya.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menyebut turnamen ini memiliki nilai strategis karena juga menjadi ajang pemantauan pemain menuju pembentukan Timnas Putri Indonesia U-17 untuk Kualifikasi AFC U-17 2027.
"Kami mengapresiasi komitmen Bakti Olahraga Djarum Foundation yang secara konsisten membangun pembinaan sepak bola putri dari level usia dini hingga kini menghadirkan turnamen internasional. Kesempatan bertanding melawan negara lain tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para pemain. Turnamen ini juga menjadi salah satu ajang talent scouting dalam menyiapkan skuad Timnas Putri U-17 menuju Kualifikasi AFC U-17 2027. Semakin banyak pemain yang mendapatkan menit bermain di level internasional, semakin besar pula pilihan pemain berkualitas yang dapat diproyeksikan memperkuat Indonesia," ujar Vivin.
Pelatih Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, mengaku optimistis setelah melihat perkembangan pemain selama menjalani pemusatan latihan. Dia menilai kerja sama, komunikasi, dan pemahaman strategi terus meningkat sehingga kedua tim siap bersaing dengan enam negara peserta.
"Seluruh atlet berkembang dengan sangat baik selama menjalani training center. Mereka mau belajar, cepat menyerap materi, dan menunjukkan semangat yang luar biasa di setiap sesi latihan. Bekal itu menjadi modal penting bagi kami untuk menghadapi tim-tim dari enam negara. Bermain di kandang sendiri tentu menjadi motivasi tambahan. Dengan persiapan yang sudah dilakukan, kami siap memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih gelar juara," tegas Timo.
Optimisme juga disampaikan Ayla Dva Khala Ahisma, jebolan MilkLife Soccer Challenge dan Hydroplus Soccer League. Pemain Cipta Cendikia FA yang meraih penghargaan Best Player Hydroplus Soccer League All Stars 2025/2026 itu mengaku bangga mendapat kesempatan membela Indonesia di turnamen internasional.
"Rasanya bangga sekali bisa mendapat kesempatan mewakili Indonesia di turnamen internasional. Sebagian besar pemain sudah sering bertemu saat mengikuti MilkLife Soccer Challenge maupun Hydroplus Soccer League, jadi chemistry kami sudah cukup terbentuk. Sekarang kami tinggal memaksimalkan materi latihan agar bisa memberikan hasil terbaik untuk Indonesia," kata Ayla.
Drawing yang digelar pada 23 Juli 2026 membagi delapan peserta ke dalam dua grup. Grup A dihuni Garuda Pertiwi (Indonesia), Hong Kong, Malaysia, dan Arab Saudi. Sementara Grup B diisi Thailand, Singapura, Yordania, dan Putri Nusantara (Indonesia). Juara dan runner-up masing-masing grup akan melaju ke semifinal dengan sistem gugur sebelum bertanding di partai final.
Selain memperebutkan gelar juara, turnamen ini juga menyediakan penghargaan individu untuk Best Player, Top Scorer, Best Goalkeeper, serta Team Fair Play. Seluruh pertandingan menggunakan format 11 lawan 11 dengan durasi 2x45 menit di lapangan berukuran 68 x 105 meter. Sebelum fase gugur, setiap hari akan digelar dua pertandingan, dengan dua hari jeda pada 20 dan 22 Agustus 2026.









