Aston Villa vs Indonesia All Stars, Alejandro Garnacho Berpotensi Debut di SUGBK
JAKARTA, iNews.id – Aston Villa vs Indonesia All Stars berpotensi menjadi panggung debut Alejandro Garnacho bersama klub barunya. Winger Argentina itu masuk rombongan The Villans untuk laga pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (1/8/2026) pukul 19.00 WIB.
Sorotan besar mengarah kepada Garnacho karena dia baru bergabung dengan Aston Villa pada 23 Juli 2026. Pemain berusia 22 tahun tersebut dipinjam selama satu musim dari Chelsea setelah mencetak delapan gol dalam 43 penampilan pada musim 2025-2026.
Pertandingan melawan Indonesia All Stars dapat menjadi langkah awal Garnacho membangun kembali kariernya. Dia datang ke Villa Park dengan ambisi mendapatkan menit bermain lebih banyak sekaligus mengembalikan performa terbaiknya di bawah arahan Unai Emery.
"Saya rasa saya sedang mencari klub untuk mendapatkan kembali rasa percaya diri, dan mencoba menjadi pemain seperti saya beberapa tahun lalu, semenjak tahun-tahun pertama karier saya di (Manchester) United," kata Garnacho dikutip dari rilis resmi, Rabu (29/7/2026).
"Saya sudah berbicara dengan manajer dan dia memberikan saya kepercayaan diri tersebut untuk berada di sini dan mencoba membantu tim ini," tambahnya.
Garnacho Kembali ke Stadion GBK
Kunjungan bersama Aston Villa akan menjadi pengalaman kedua Garnacho tampil di SUGBK. Dia sebelumnya bermain di stadion tersebut saat membela Timnas Argentina dalam pertandingan melawan Timnas Indonesia pada 2023.
Kali ini, Garnacho datang dengan seragam berbeda dan membawa misi penting. Pemain bernomor punggung 17 itu harus membuktikan kualitasnya agar mendapatkan tempat dalam rencana Unai Emery untuk musim 2026-2027.
Aston Villa tidak hanya mengandalkan Garnacho dalam kunjungan ke Jakarta. Klub asal Birmingham tersebut juga membawa sejumlah pemain seperti Pau Torres, Matty Cash, Victor Lindelof, Ross Barkley, Emiliano Buendia, dan kapten John McGinn.
Kekuatan penuh itu menunjukkan Aston Villa tidak memandang laga melawan Indonesia All Stars sebagai agenda seremonial. Pertandingan di SUGBK menjadi bagian dari persiapan pramusim The Villans sebelum mengarungi kompetisi 2026-2027.
Aston Villa juga menyandang status juara Liga Europa 2025-2026. Pasukan Unai Emery meraih trofi tersebut setelah menghancurkan Freiburg 3-0 pada laga final di Istanbul melalui gol Youri Tielemans, Emiliano Buendia, dan Morgan Rogers.
Indonesia All Stars Tak Mau Jadi Penonton
Indonesia All Stars akan ditangani Kurniawan Dwi Yulianto. Mantan penyerang Timnas Indonesia itu menyiapkan perpaduan pemain muda dan berpengalaman untuk menghadapi salah satu klub elite Liga Inggris.
Arkhan Kaka, Ezra Walian, dan Ze Valente masuk dalam deretan pemain yang disiapkan. Mereka mendapat kesempatan menguji kemampuan melawan tim berstatus juara Liga Europa.
"Status Aston Villa sebagai klub elite English Premier League tidak membuat kami gentar. Kehadiran bintang-bintang dunia di klub ini memompa semangat pemain. Indonesia All Stars akan menyajikan pertandingan yang menghibur dan lawan uji coba sepadan," tutur Kurniawan Dwi Yulianto.
Pernyataan tersebut menegaskan Indonesia All Stars tidak ingin sekadar menjadi pelengkap dalam kunjungan Aston Villa. Kurniawan berharap timnya mampu memberikan perlawanan kompetitif sekaligus menghibur penonton di SUGBK.
Setelah menghadapi Indonesia All Stars, Aston Villa akan melanjutkan tur Asia dengan melawan BG Pathum United di Thailand pada 4 Agustus 2026. The Villans kemudian menghadapi Bayern Munchen di Hong Kong pada 7 Agustus 2026.
Aston Villa juga akan membawa trofi Liga Europa ke Jakarta. Para penggemar berkesempatan melihat lebih dekat trofi yang diraih John McGinn dan rekan-rekannya pada musim lalu melalui rangkaian kegiatan yang disiapkan selama kunjungan klub.
Laga ini akhirnya bukan hanya menjadi kesempatan Indonesia All Stars melawan klub Premier League. Pertandingan tersebut juga berpotensi menandai dimulainya babak baru karier Garnacho di tempat yang pernah dia datangi bersama Timnas Argentina tiga tahun lalu.










