Momen Hangat Kapolri dan Jaksa Agung Duduk Berdampingan di Pelantikan IPDN

Momen Hangat Kapolri dan Jaksa Agung Duduk Berdampingan di Pelantikan IPDN

Terkini | inews | Rabu, 29 Juli 2026 - 14:11
share

SUMEDANG, iNews.id — Hal menarik terlihat dalam acara pelantikan Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin tampak duduk berdampingan di jajaran kursi tamu kehormatan.

Kehadiran serta momen kebersamaan dua pimpinan lembaga penegak hukum tersebut menjadi sorotan publik, terutama di tengah hangatnya isu dinamika hubungan antarlembaga meny meny menyusul penanganan sejumlah kasus besar.

Dalam acara tersebut, Presiden Republik Indonesia melantik secara resmi para lulusan IPDN sebagai Pamong Praja Muda yang siap diterjunkan mengabdi di seluruh penjuru Tanah Air.

Dalam amanatnya, Presiden menekankan bahwa menjadi pamong praja merupakan jalan pengabdian mulia yang sarat akan tantangan serta menuntut pengorbanan jiwa dan raga demi bangsa dan negara.

Presiden mengingatkan agar para purna praja tidak menjadikan jabatan atau pangkat sebagai penentu kehormatan, melainkan dari seberapa besar manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat.

"Rakyat membutuhkan aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan," tegas Presiden di hadapan para purna praja dan tamu undangan.

Lebih lanjut, Presiden mengapresiasi dedikasi para lulusan angkatan ini yang sebelum dilantik telah terjun langsung membantu penanganan bencana di Aceh. Menurutnya, aksi nyata tersebut menjadi bukti komitmen awal pelayanan kepada masyarakat.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh jajaran menteri kabinet dan pimpinan lembaga tinggi negara. Selain Kapolri dan Jaksa Agung, hadir pula Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menko Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri PAN-RB Rini Widyantini, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, Kepala BIN M. Herindra, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Kehadiran para pejabat tinggi negara ini menegaskan sinergi dan komitmen bersama dalam membina aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Topik Menarik