Co-CEO MNC Group Angela Tanoesoedibjo Hadiri Peresmian Joint Venture Tempo Scan dan Raksasa Farmasi China
JAKARTA, iNews.id – Co-CEO MNC Group Angela Tanoesoedibjo menghadiri peresmian PT Tempo CTTQ Biopharmaceutical Indonesia (TCBI), perusahaan hasil kerja sama (joint venture) antara PT Tempo Scan Pacific Tbk melalui Tempo Scan Group dengan Chia Tai Tianqing Pharmaceutical Group Co., Ltd (CTTQ), di Tempo Scan Tower, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
TCBI merupakan buah kolaborasi strategis antara Tempo Scan Group dan CTTQ, perusahaan farmasi yang berada di bawah naungan Sino Biopharmaceutical Limited (SBP Group), salah satu perusahaan farmasi terbesar di China yang dikenal memiliki fokus kuat pada riset, pengembangan, dan inovasi di bidang pengobatan modern.
Kehadiran Angela Tanoesoedibjo dalam seremoni tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan kolaborasi industri kesehatan Indonesia dengan mitra global. Angela hadir atas undangan langsung Presiden Direktur Tempo Scan Group, I Made Dharma Wijaya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, para tamu undangan mulai memadati Tempo Scan Tower sejak pukul 09.00 WIB, meski acara resmi dimulai pada pukul 09.30 WIB. Suasana di area lobi hingga lorong menuju ruang acara dipenuhi jajaran direksi perusahaan, pelaku industri kesehatan, hingga sejumlah tamu VIP.
Selain Angela, acara juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad.
Angela tampil dengan balutan busana business formal bernuansa hitam dan putih. Ia mengenakan blazer hitam berpotongan tailored yang dipadukan dengan inner putih berkerah bulat. Setibanya di lokasi acara, Angela tampak menyapa dan bersalaman dengan sejumlah kolega sebelum disambut jajaran manajemen Tempo Scan Group dan diarahkan menuju deretan kursi VIP.
Pembentukan PT Tempo CTTQ Biopharmaceutical Indonesia menjadi langkah strategis Tempo Scan Group dalam memperkuat bisnis specialty pharmaceutical di Indonesia. Melalui kemitraan dengan CTTQ, perusahaan diharapkan mampu menghadirkan produk-produk farmasi inovatif berbasis riset yang memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing industri kesehatan nasional.
Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap obat-obatan modern dan berkualitas, seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan yang lebih maju.
Kerja sama tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi lintas negara yang mendukung pengembangan ekosistem industri farmasi nasional melalui transfer teknologi, inovasi, dan penguatan kapasitas produksi di dalam negeri.










