Pesan Jaksa Agung ke Pejabat Baru Kejagung: Jaga Soliditas, Tingkatkan Kepercayaan Publik

Pesan Jaksa Agung ke Pejabat Baru Kejagung: Jaga Soliditas, Tingkatkan Kepercayaan Publik

Terkini | inews | Jum'at, 24 Juli 2026 - 14:24
share

JAKARTA, iNews.id - Jaksa Agung ST Burhanuddin memimpin pelantikan, pengambilan sumpah, dan serah terima jabatan lima pejabat eselon I di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (24/7/2026). Prosesi itu digelar di Gedung Utama Kejagung, Jakarta. 

Pejabat eselon I yang dilantik dan diambil sumpahnya yakni Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung,  Leonardo Eben Ezer Simanjuntak sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Kuntadi sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Harli Siregar, sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Patris Yusrian Jaya sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset, serta Hermon Dekristo sebagai Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Politik, Keamanan, dan Penegakan Hukum. 

Burhanuddin menegaskan, pelantikan ini tidak hanya menjadi simbol rotasi dan penyegaran organisasi semata, melainkan momentum penting untuk meneguhkan komitmen dalam memperkuat pelaksanaan tugas, fungsi, dan wewenang institusi secara profesional, transparan, akuntabel, dan penuh tanggung jawab. 

"Di tengah dinamika yang sedang dihadapi institusi, setiap pejabat yang dilantik dituntut mampu menunjukkan kepemimpinan yang tangguh, menjaga soliditas, serta meningkatkan kepercayaan publik melalui pelaksanaan tugas yang mumpuni, objektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara," kata Burhanuddin, Jumat (24/7/2026). 

Selain itu, Burhanudin mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak menempatkan diri seolah-olah hidup di menara gading. 

Menurutnya, seorang pemimpin harus mau turun langsung ke bawah, hadir di tengah bawahan, mendengarkan, serta memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi. 

"Sumpah jabatan yang diucapkan tidak hanya dipertanggungjawabkan di hadapan hukum dan negara, tetapi juga di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Ingat! Jangan pernah sekali pun pertaruhkan marwah institusi dan kepercayaan masyarakat hanya demi kepentingan pribadi," ujarnya.

Topik Menarik