Lionel Messi Akhirnya Buka Suara usai Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Masa Depannya Masih Misteri
NEW JERSEY, iNews.id – Lionel Messi akhirnya buka suara setelah Timnas Argentina gagal mempertahankan gelar Piala Dunia. La Albiceleste takluk 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 mengakhiri ambisi Argentina meraih gelar dunia secara beruntun. Messi dan kolega harus menjalani perpanjangan waktu dengan 10 pemain setelah Enzo Fernandez menerima kartu merah pada pengujung waktu normal.
Messi tetap menjadi salah satu pemain paling bersinar sepanjang turnamen meski gagal membawa negaranya kembali mengangkat trofi. Data resmi FIFA mencatat pemain berusia 39 tahun tersebut menghasilkan delapan gol dan satu assist di Piala Dunia 2026.
Sehari setelah final, Messi menyampaikan pesan emosional melalui media sosial. Dia mengaku akan selalu mengenang perjuangan Argentina dalam melewati pertandingan-pertandingan sulit hingga kembali mencapai partai puncak.
“Saya akan selalu menghargai kenangan dari pertandingan-pertandingan ketika kami memberikan segalanya dan menemukan jalan untuk bangkit,” tulis Messi.
“Mungkin sulit untuk menghargai apa yang sudah kami capai saat ini, tetapi kami adalah tim yang mencapai dua final Piala Dunia secara beruntun,” lanjut dia. Messi juga menyampaikan selamat kepada Spanyol yang berhasil meraih gelar dunia kedua dalam sejarah mereka.
Messi Tak Singgung Masa Depannya di Timnas Argentina
Pesan tersebut tidak memuat penjelasan mengenai masa depan Messi bersama Timnas Argentina. Dia belum memastikan apakah final melawan Spanyol menjadi penampilan terakhirnya bersama La Albiceleste atau hanya Piala Dunia terakhir dalam kariernya.
Messi kini tercatat tampil dalam tiga final Piala Dunia, yakni pada 2014, 2022, dan 2026. Dia menjadi pemain kedua yang mencapai catatan tersebut setelah legenda Brasil, Cafu, yang bermain pada final edisi 1994, 1998, dan 2002.
Ketidakpastian juga menyelimuti posisi Lionel Scaloni. Kontrak pelatih yang membawa Argentina menjuarai Copa America 2021 dan 2024 serta Piala Dunia 2022 itu akan berakhir pada Desember 2026.
Scaloni mengaku membutuhkan waktu sebelum menentukan langkah berikutnya. Dia tetap menjalankan tugas sebagai pelatih hingga kontraknya selesai, tetapi membuka kemungkinan meninggalkan Timnas Argentina setelah Desember.
Kepergian Messi dan Scaloni secara bersamaan berpotensi menutup salah satu periode tersukses dalam sejarah sepak bola Argentina. Keduanya menjadi bagian utama dalam keberhasilan La Albiceleste mencapai dua final Piala Dunia secara beruntun serta merebut tiga gelar besar sejak 2021.
Selepas Piala Dunia, Messi juga diperkirakan belum langsung kembali memperkuat Inter Miami. Dia dan Rodrigo De Paul mendapat waktu beristirahat serta diproyeksikan melewatkan sejumlah pertandingan klub setelah membela Argentina hingga final.
Messi dan De Paul juga diperkirakan absen dalam MLS All-Star Game 2026. Pertandingan para bintang MLS melawan Liga MX tersebut dijadwalkan berlangsung di Bank of America Stadium, Charlotte, pada Rabu, 29 Juli 2026.
Kekalahan dari Spanyol membuat Argentina gagal menyamai pencapaian Brasil sebagai negara terakhir yang menjuarai Piala Dunia secara beruntun pada 1958 dan 1962. Namun, perjalanan hingga final kembali memperlihatkan besarnya pengaruh Messi, sekaligus meninggalkan pertanyaan besar mengenai kelanjutan karier internasionalnya.









