Viral! Pedro Porro Dikira Bawa Bendera Palestina saat Selebrasi Juara Piala Dunia 2026, Ini Faktanya
MADRID, iNews.id – Pedro Porro menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Bek Tottenham Hotspur itu sempat dituding membawa bendera Palestina saat merayakan kemenangan atas Argentina di final.
Rumor tersebut muncul setelah foto Porro mengenakan bendera berwarna hijau, putih, dan hitam beredar luas di berbagai platform media sosial. Banyak pengguna internet menduga dia sedang menyampaikan pesan politik seusai Spanyol mengangkat trofi juara dunia.
Spekulasi itu dengan cepat menyebar dan memicu beragam komentar. Sejumlah unggahan bahkan mengklaim Porro sengaja membawa bendera Palestina ke tengah lapangan saat perayaan gelar juara.
Namun, klaim tersebut tidak sesuai dengan fakta.
Bendera yang dikenakan Porro bukan bendera Palestina, melainkan bendera Extremadura, wilayah otonom di bagian barat Spanyol yang merupakan daerah asal kelahiran sang pemain.
Bendera Daerah Asal, Bukan Simbol Politik
Pedro Porro lahir dan besar di wilayah Extremadura. Karena itu, dia membawa bendera daerah asalnya sebagai bentuk kebanggaan setelah membantu Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.
Kemiripan warna antara bendera Extremadura dan Palestina membuat sebagian pengguna media sosial salah mengidentifikasi simbol yang dikenakan bek berusia 26 tahun tersebut.
Tidak ada bukti yang menunjukkan Porro membawa bendera Palestina ataupun menyampaikan pesan politik saat selebrasi berlangsung.
Perayaan Spanyol di lapangan setelah mengalahkan Argentina memang dipenuhi berbagai atribut yang dibawa para pemain. Sebagian besar pemain mengenakan bendera daerah asal maupun bendera nasional Spanyol sebagai bentuk kebanggaan atas keberhasilan meraih gelar dunia.
Spanyol memastikan gelar juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui babak perpanjangan waktu. Gol tunggal Ferran Torres menjadi penentu kemenangan La Furia Roja di partai final.
Viralnya foto Pedro Porro menjadi contoh bagaimana informasi di media sosial dapat dengan cepat berkembang tanpa disertai verifikasi. Fakta menunjukkan bendera yang dikenakannya merupakan bendera Extremadura, bukan bendera Palestina.









