DBL Indonesia Lepas Skuad All-Star ke Amerika Serikat dan Siapkan Musim Baru di 31 Kota
JAKARTA – DBL Indonesia secara resmi melepas skuad elite DBL Indonesia All-Star 2026 yang terdiri dari 24 pemain dan dua pelatih terbaik menuju Amerika Serikat, pada Rabu (22/7/2026). Selain mematangkan agenda internasional tersebut, kompetisi basket pelajar terbesar di Tanah Air ini juga mengumumkan kesiapannya untuk menggelar musim kompetisi 2026–2027 di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia.
Selama berada di Negeri Paman Sam, para pemain dijadwalkan mengikuti basketball clinic, menyaksikan rangkaian WNBA All-Star Game, serta bertanding dalam turnamen internasional 24th Annual National Summer Classic 2026. Turnamen bergengsi tersebut akan diikuti oleh tim-tim dari Amerika Serikat, Kanada, Belanda, Puerto Riko, Kepulauan Virgin Amerika Serikat, hingga Indonesia.
Founder dan CEO DBL Indonesia, Azrul Ananda, menegaskan bahwa fokus utama keberangkatan ini adalah unjuk kualitas di hadapan para pencari bakat dari berbagai universitas agar para pemain berpeluang meraih beasiswa pendidikan di Amerika Serikat.
Haaland Tolak Fast Food AS di Piala Dunia 2026: Norwegia Kirim 300 Kg Salmon, Keju dan 6.000 Jeruk
"Yang penting bukan hasil pertandingannya atau turnamen-nya, tetapi anak-anak ini dilihat (para pencari bakat) karena di AS untuk usia segitu, juara atau tidak itu tidak penting," kata Azrul di DBL Academy Jakarta, dikutip Rabu (22/7/2026).
1. Siap Mulai Musim Baru
Bertepatan dengan acara pelepasan tersebut, Azrul menyampaikan bahwa DBL musim 2026-2027 mengusung tema ‘Home of Dreamers’ dan akan resmi dimulai pada 6 Agustus mendatang, dengan Surabaya sebagai kota pembuka.
"Kami percaya setiap anak memiliki mimpi. Mimpi membutuhkan tempat untuk tumbuh. DBL ingin terus menjadi tempat di mana anak-anak muda Indonesia menemukan mimpinya, mengembangkannya, lalu berani mengejarnya," kata Azrul.
2. Inovasi Program DBL
Momen ini juga ditandai dengan peresmian DBL Academy Jakarta di kawasan Asya, Jakarta Timur, yang menjadi cabang keempat setelah dua akademi di Surabaya dan satu di Yogyakarta.
Selain itu, DBL Indonesia meluncurkan program anyar bertajuk DBL Super Teacher, yakni pemberian kesempatan bagi empat guru pendamping terbaik untuk mengikuti program pembelajaran di luar negeri.
"Selama ini DBL sudah mengirim ribuan pelajar ke luar negeri. Tahun ini kami ingin para guru juga memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan menambah pengalaman. Karena kami percaya perjalanan seorang student-athlete tidak akan pernah lepas dari peran guru-guru mereka," tutup Azrul.









