Bak Film Twilight Saga, Ini Penyebab Langit Kanada Berubah Jadi Oranye

Bak Film Twilight Saga, Ini Penyebab Langit Kanada Berubah Jadi Oranye

Terkini | inews | Jum'at, 17 Juli 2026 - 13:19
share

ONTARIO, iNews.id - Langit di sejumlah wilayah Kanada berubah menjadi oranye pekat akibat kebakaran hutan dan lahan dahsyat yang melanda Provinsi Ontario. Fenomena tersebut bahkan disebut menyerupai suasana dalam film Twilight Saga, dengan langit gelap, suram, dan matahari nyaris menghilang di balik selimut asap tebal.

Penyebab langit Kanada berubah menjadi oranye bukan semata-mata karena kebakaran hutan, melainkan kombinasi asap kebakaran, angin, dan fenomena kubah panas (heat dome) yang menarik asap dari atmosfer ke permukaan tanah. Kombinasi tersebut menciptakan lapisan asap tebal yang membuat kualitas udara memburuk dan langit tampak seperti berada di dunia lain.

Fenomena mencekam itu terjadi pada Rabu hingga Kamis (15-16/7/2026). Asap pekat menyelimuti langit Toronto sehingga kualitas udara di kota tersebut menjadi yang terburuk di dunia pada saat itu.

Environment Canada mengeluarkan peringatan kualitas udara buruk mencakup wilayah luas, mulai dari Thunder Bay hingga Kingston di bagian timur serta London di bagian selatan Ontario. Sementara itu, perintah evakuasi juga diberlakukan bagi beberapa komunitas First Nations yang terdampak kebakaran.

Kondisi paling parah dirasakan di Ontario. Suasana pada Rabu dan Kamis pagi digambarkan sangat tidak biasa, dengan langit berwarna oranye pekat yang menyeramkan dan matahari tertutup kabut asap. Pemandangan tersebut lebih menyerupai adegan film bencana dibandingkan musim panas yang normal.

Ahli klimatologi dari Environment and Climate Change Canada, David Phillips, menjelaskan fenomena tersebut dipicu asap kebakaran hutan di Ontario serta provinsi-provinsi tetangga yang terbawa angin ke atmosfer.

"Hampir seperti lokasi syuting film Twilight Saga. Gelap, lembap, suram, mengancam, dan hampir seperti karya Stephen King," ujar Phillips, seperti dikutip Yahoo Kanada, Jumat (17/7/2026).

Phillips menjelaskan, asap kebakaran hutan pada umumnya memang dapat menciptakan pemandangan dramatis ketika matahari terbit atau terbenam. Partikel asap di atmosfer menyebarkan cahaya matahari sehingga menghasilkan nuansa oranye, merah, bahkan merah muda.

Namun, peristiwa di Kanada kali ini berbeda. Menurut Phillips, fenomena kubah panas berperan layaknya "penghisap debu" yang menarik asap dari lapisan atmosfer menuju permukaan tanah, kemudian menjebaknya di dekat permukaan.

"Angin barat laut membawa asap ke dalam kubah, lalu kubah tersebut membawa asap dari ketinggian ke permukaan tanah," katanya.

Akibat proses tersebut, terbentuk selimut asap yang sangat tebal sehingga jarak pandang berkurang drastis, kualitas udara memburuk, dan sinar matahari terhalang. Dampaknya, langit di sejumlah wilayah Kanada berubah menjadi oranye pekat, menciptakan suasana yang disebut banyak orang bak adegan dalam film Twilight Saga.

Topik Menarik