Siap-Siap! Proyek Blok Masela bakal Serap 12.000 Tenaga Kerja
JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela akan membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat. Sebab, proyek ini membutuhkan 12.000 tenaga kerja.
Data tersebut berdasarkan hasil studi Universitas Indonesia dan Universitas Pattimura. Pembangunan LNG Abadi Masela diperkirakan menyerap lebih dari 12.000 tenaga kerja pada puncak masa konstruksi.
Menurut Bahlil, masyarakat Maluku akan menjadi penerima manfaat utama dari proyek ini. Bahkan, ia memprioritaskan 30 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
"Proyek Abadi Masela diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang signifikan, antara lain penerimaan nasional maupun daerah serta penciptaan lapangan pekerjaan yang 30 persennya akan diprioritaskan berasal dari masyarakat lokal Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar," kata Bahlil usai peresmian pembangunan Blok Masela, Kamis (16/7/2026).
Selain membuka lapangan kerja, proyek LNG Abadi Masela diproyeksikan memberi dampak ekonomi yang besar bagi Indonesia. Saat mulai beroperasi, Lapangan Abadi Masela diperkirakan menyumbang sekitar 137,8 miliar dolar AS terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Kontribusi ekonomi juga diproyeksikan dirasakan langsung oleh Maluku. Pembangunan proyek tersebut diperkirakan mampu meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Maluku hingga 95 miliar dolar AS, sementara PDRB Kabupaten Kepulauan Tanimbar diperkirakan mencapai 92 miliar dolar AS.
Bahlil mengatakan manfaat proyek tidak berhenti pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan penerimaan negara. Pembangunan LNG Abadi Masela juga diproyeksikan mendorong tumbuhnya industri pendukung, memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mempercepat pembangunan infrastruktur kawasan, serta meningkatkan transfer pengetahuan dan teknologi.
"Di luar manfaat ekonomi dan fiskal, Proyek Abadi Masela juga akan mendorong tumbuhnya industri pendukung dan UMKM di Maluku, mempercepat pembangunan infrastruktur kawasan, meningkatkan alih pengetahuan dan teknologi, serta memperkuat ketahanan energi nasional melalui penyediaan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD bagi kebutuhan industri," ujarnya.









