Menolak Tua, Project Pop Bakal Gelar Konser Spesial di Perayaan 30 Tahun

Menolak Tua, Project Pop Bakal Gelar Konser Spesial di Perayaan 30 Tahun

Gaya Hidup | inews | Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:56
share

JAKARTA, iNews.id – Grup pop-komedi Project Pop membuktikan usia bukan penghalang untuk tetap berkarya. Menjelang perayaan 30 tahun perjalanan musik mereka, Project Pop siap menggelar konser spesial bertajuk "Forever Young – Forever Fun" di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 8 Agustus 2026.

Mengusung semangat menolak tua, konser ini dirancang bukan sekadar menyuguhkan deretan lagu hit, tetapi juga menjadi perjalanan nostalgia yang dipenuhi tawa, energi positif, dan hiburan lintas generasi. Penonton akan diajak menikmati pertunjukan dengan tata visual penuh warna, multimedia interaktif, hingga koreografi khas yang menjadi identitas Project Pop selama tiga dekade.

Salah satu personel Project Pop, Djoni Oermato atau Udjo, mengatakan tema "Forever Young – Forever Fun" dipilih karena mencerminkan karakter Project Pop yang sejak awal selalu menghadirkan keceriaan tanpa mengenal batas usia.

"Ya pada dasarnya ketika orang memanggil Project Pop, ingin melihat Project Pop pasti sebenarnya harapannya adalah bukan ingin melihat kita nyanyi-nyanyi lagu mellow. Tidak ada sebenarnya dari awal 30 tahun yang lalu, biasanya mostly adalah lagu-lagu yang riang yang lucu, yang absurd, dan lain-lain. Jadi memang masalah fun itu adalah di depan," kata Udjo dalam konferensi pers di Artotel Gelora Senayan, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

"Terus kalau masalah young, sebenarnya adalah hanya ingin menunjukkan bahwa sebenarnya spirit yang ingin kita bagi adalah tidak hanya untuk angkatan kita, tapi untuk semuda ketika waktu dulu pertama kali kita membawakan lagu-lagu ini gitu loh. Jadi mudah-mudahan spirit-nya adalah Forever Young," katanya.

Totalitas demi Konser 30 Tahun

Menandai 30 tahun berkarya dengan koleksi 10 album dan lebih dari 80 lagu, Project Pop mengaku menyiapkan penampilan yang berbeda dari biasanya. Personel Project Pop, Hermann Josis Mokalu atau Yosi, mengatakan seluruh kekuatan grup akan ditampilkan di atas panggung.

Mereka melakukan aransemen ulang sejumlah lagu, menambah backing vocal, brass section, hingga mendatangkan vocal coach agar penampilan tetap maksimal.

"Yang pasti, memberikan yang terbaik udah pasti, kita selalu yang terbaik. Makanya kita benar-benar mencari kekuatannya Project Pop selama 30 tahun ini harus ada semua di situ. Kita lihat misalnya lagu-lagu yang sudah sering didengar, kalau kita bawain pun harus beda. Aransemennya harus lebih bagus lagi, yang mengiringinya harus lebih banyak lagi, kita tambahkan backing vocal, kita tambahkan brass section," ujar Yosi.

Tak hanya menghadirkan kemeriahan, konser tersebut juga akan menjadi momen emosional untuk mengenang mendiang Muhammad Fachroni atau Oon. Project Pop telah menyiapkan satu lagu khusus yang berkaitan dengan perjalanan Oon bersama grup tersebut.

"Ya, kalau soal memberikan sebuah momen untuk mengenang Oon, itu sudah ada dalam rencana kita sejak awal, sudah pasti. Karena kan 30 tahun kita dalam konsep konser yang kita persiapkan, harus menjelaskan juga, menceritakan sedikit tentang asal-muasal kita dan juga perjalanannya. Dan kalau udah bicara soal perjalanannya, udah pasti kita akan membahas teman kita yang satu ini," katanya.

lGandeng Inul Daratista hingga NPD

Konser "Forever Young – Forever Fun" juga akan dimeriahkan sejumlah musisi lintas generasi. Tika Panggabean memastikan grup lawak musik senior P-Project akan tampil membawakan lagu-lagu hits mereka sekaligus menghadirkan sketsa komedi di atas panggung.

"Tentu saja mereka akan membawakan beberapa lagu hits mereka nanti. Untuk meramaikan panggung kita. Wah gila. Dan bersama dengan mereka nanti ada sebuah sketsa kecil yang mudah-mudahan bisa membuat semua jadi rileks, jadi happy, jadi terhibur," kata Tika.

Selain P-Project, Inul Daratista juga dipastikan tampil untuk menghidupkan kembali kolaborasi ikonik mereka dalam lagu Dangdut Is The Music of My Country. Sementara dari generasi muda, Project Pop menggandeng trio New Pusat Dunia (NPD) yang beranggotakan Mario, Nicky, dan Kev Lukman.

"Ya, ini ada tiga orang pemuda yang memang sedang naik daun dan kita pikir dia punya produk vibes-nya sama dengan Project Pop. Jadi beberapa kali kita ketemu orang, saya ketemu orang, 'Eh, si itu tuh kayak Project Pop zaman sekarang ya. Lagunya tuh lucu, gembira'. Kita akan mengajak kolaborasi New Pusat Dunia atau NPD. Itu ada Mario, Niky, dan juga Kak Kev. Mereka ini adalah perwakilan dari generasi yang muda, Gen Z," katanya.

Topik Menarik