Sering Sakit Padahal Pola Makan Sudah Sehat? Bisa Jadi akibat Masalah Usus

Sering Sakit Padahal Pola Makan Sudah Sehat? Bisa Jadi akibat Masalah Usus

Gaya Hidup | inews | Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:18
share

JAKARTA, iNews.id – Tubuh yang sering sakit atau mudah drop tidak selalu disebabkan oleh kurangnya asupan makanan atau pola hidup yang buruk. Dalam beberapa kasus, kondisi tersebut bisa dipicu oleh gangguan pada kesehatan usus yang berperan besar dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Gia Pratama, mengatakan banyak orang mengaku sudah menerapkan pola makan yang baik, namun tetap mudah terserang penyakit. Menurut dia, salah satu penyebabnya bisa berasal dari kondisi saluran pencernaan.

“Teman-teman kenapa ya sekarang sepertinya banyak sekali yang gampang sakit, gampang drop? Padahal katanya makannya sudah cukup. Bisa jadi salah satu jawabannya ada di usus,” kata dr. Gia dalam unggahan di Instagram, dikutip Sabtu (27/6/2026).

Dia menjelaskan sekitar 70 persen sistem imun tubuh berada di saluran pencernaan, termasuk usus. Di dalam usus terdapat mikrobiom, yaitu triliunan bakteri baik yang berfungsi menjaga keseimbangan saluran cerna sekaligus membantu memperkuat daya tahan tubuh.

“Di dalam usus kita ada yang disebut juga dengan mikrobiom, itu triliunan bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan saluran cerna sekaligus mendukung daya tahan tubuh,” ucap dia.

Menurut dr Gia, sistem imun tidak hanya bergantung pada makanan yang dikonsumsi. Kebiasaan begadang, stres, makan sembarangan, dan kurang mengonsumsi serat dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus sehingga daya tahan tubuh ikut menurun.

“Begadang, stres, makan sembarangan, kurang serat. Karena pelan-pelan, gaya hidup seperti ini akhirnya mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus,” katanya.

Dia menambahkan, menjaga keseimbangan bakteri baik di usus menjadi salah satu langkah penting untuk mempertahankan kesehatan tubuh. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengonsumsi probiotik dengan jenis yang tepat.

“Karena setiap probiotik punya jenis, fungsi dan manfaat yang berbeda-beda. Salah satu probiotik yang aman dikonsumsi adalah Lactobacillus reuteri DSM 17938. Probiotik ini termasuk bakteri baik yang sudah banyak diteliti secara klinis,” ujarnya.

Menurut dr Gia, Lactobacillus reuteri DSM 17938 telah banyak diteliti manfaatnya dalam membantu mengatasi berbagai gangguan pencernaan, mulai dari kolik, diare, sembelit hingga gangguan pencernaan lainnya. Dia mengingatkan, menjaga kesehatan usus perlu diimbangi dengan pola hidup sehat agar daya tahan tubuh tetap optimal.

Topik Menarik