5 Makanan Khas Tanjung Verde, Negara yang Baru Buat Kejutan di Piala Dunia 2026 dengan Lolos ke 32 Besar
TANJUNG Verde atau Cape Verde menjadi salah satu cerita paling mengejutkan di Piala Dunia 2026. Negara kepulauan kecil di Afrika Barat ini berhasil menembus babak 32 besar pada debutnya, sebuah pencapaian bersejarah yang langsung menarik perhatian dunia sepakbola.
Kepastian itu didapat Timnas Tanjung Verde usai menahan imbang Timnas Arab Saudi di laga terakhir Grup H. Laga yang digelar pada Sabtu (27/6/2026) pagi WIB itu berakhir 0-0. Hasil ini cukup membawa Tanjung Verde lolos ke 32 besar dengan status runner-up Grup H usai total mengemas 3 poin.
Selain prestasi di lapangan hijau, Tanjung Verde juga punya daya tarik lain yang tak kalah menarik. Ada kuliner khas negara tersbeut yang merupakan perpaduan cita rasa Afrika dan Portugis.
Dilansir dari Barcelo, berikut 5 makanan khas Tanjung Verde yang wajib kamu tahu:
1. Cachupa (Hidangan Nasional)
Cachupa adalah makanan paling ikonik di Tanjung Verde. Hidangan ini berupa semur yang terbuat dari jagung, kacang-kacangan, singkong, ubi, sayuran, serta daging atau ikan.
Masaknya dilakukan dengan api kecil selama berjam-jam sehingga menghasilkan rasa yang kaya dan dalam. Cachupa juga sering dimakan ulang sebagai “cachupa refogada” untuk sarapan.
2. Feijoada Tanjung Verde
Feijoada adalah semur kacang yang dimasak dengan berbagai jenis daging seperti babi, sosis, dan sayuran. Meski memiliki akar dari pengaruh Portugis dan Brasil, versi Tanjung Verde menggunakan bahan lokal dan rempah khas pulau-pulau tersebut, sehingga menghasilkan rasa yang berbeda dan unik.
3. Caldo de Peixe (Sup Ikan)
Caldo de peixe adalah sup ikan khas yang dibuat dari ikan segar dengan kuah berbasis tumisan bawang, tomat, dan rempah-rempah. Hidangan ini mencerminkan kekayaan hasil laut Tanjung Verde yang menjadi sumber utama bahan makanan masyarakat setempat.
4. Lagosta Grelhada (Lobster Panggang)
Lobster panggang atau lagosta grelhada adalah salah satu hidangan mewah di Tanjung Verde. Biasanya disajikan dengan mentega bawang putih, ubi jalar, atau olahan jagung. Rasanya gurih dan sering menjadi menu spesial dalam perayaan.
5. Buzio dan Morreia
Buzio adalah olahan kerang laut, sedangkan morreia merupakan belut goreng berbalut tepung yang digoreng hingga renyah di luar namun lembut di dalam. Keduanya mencerminkan kebiasaan masyarakat Tanjung Verde dalam mengolah hasil laut menjadi hidangan yang kaya rasa dan tekstur.









