Liliana Tanoesoedibjo Resmikan Proyek BWAP Miss Indonesia, Hadirkan Listrik Tenaga Surya di NTT
JAKARTA, iNews.id – Chairwoman & Founder Miss Indonesia, Liliana Tanoesoedibjo, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program Beauty With A Purpose (BWAP) Miss Indonesia. Bersama Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca, Liliana meresmikan proyek penyediaan listrik tenaga surya bagi warga di tiga kampung di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Peresmian program tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti proyek BWAP yang berlangsung di Hall Fincen, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Jumat (19/6/2026). Proyek ini akan menjangkau masyarakat di Kampung Lete Palulo, Desa Onggo, serta wilayah sekitarnya yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses listrik.
Sebanyak 310 warga dari 73 kepala keluarga yang menempati 38 rumah akan merasakan manfaat langsung dari program BWAP ini. Kehadiran listrik tenaga surya diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
Liliana Tanoesoedibjo menjelaskan, akses listrik merupakan kebutuhan mendasar yang dapat membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan penerangan untuk belajar pada malam hari.
"Kondisinya memang tidak ada listrik di sana. Jadi kita memberikan tenaga surya listrik untuk mereka agar dapat beraktivitas lebih baik lagi," ujar Liliana dalam sambutannya.
Menurut dia, program ini tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda di daerah terpencil.
"Terutama untuk anak-anak, supaya mereka bisa sekolah dan belajar di malam hari. Tentunya dengan adanya listrik, mereka bisa belajar dengan lebih baik," katanya.
Selain mendukung sektor pendidikan, Liliana menilai keberadaan listrik akan membantu meningkatkan produktivitas masyarakat, termasuk para ibu rumah tangga yang selama ini memiliki keterbatasan dalam menjalankan berbagai aktivitas.
"Juga untuk ibu-ibunya dalam mengadakan aktivitas, dan tentunya supaya kualitas hidup mereka meningkat. Jadi itu poin utamanya," lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Liliana mengungkapkan bahwa proyek sosial BWAP tahun ini mengusung tema "Habis Gelap Terbitlah Terang" atau "After Darkness Comes Light", yang terinspirasi dari semangat perjuangan dan pemikiran RA Kartini.
"Tahun ini kami membawakan tema 'Habis Gelap Terbitlah Terang' atau After Darkness Comes Light," ujarnya.
Tak hanya menghadirkan akses listrik tenaga surya, BWAP Miss Indonesia 2025 juga membangun fasilitas aula serbaguna berukuran 7x5 meter atau sekitar 35 meter persegi. Bangunan tersebut akan dilengkapi dengan aliran listrik dan difungsikan sebagai pusat kegiatan masyarakat.
Liliana berharap aula tersebut dapat menjadi ruang bersama yang mendukung kegiatan belajar, bekerja, hingga berbagai aktivitas sosial warga.
"Kami membangun satu tempat serbaguna berukuran 7x5 meter. Di sana ada listriknya, sehingga mereka bisa beraktivitas, belajar, dan bekerja," tutup Liliana.
Melalui proyek ini, BWAP Miss Indonesia berupaya menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat di daerah terpencil, sekaligus mendorong pemerataan akses energi yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga.










