Tahan Bersin Bisa Sebabkan Gangguan Pendengaran, Begini Kata Dokter

Tahan Bersin Bisa Sebabkan Gangguan Pendengaran, Begini Kata Dokter

Gaya Hidup | inews | Jum'at, 19 Juni 2026 - 17:30
share

JAKARTA, iNews.id - Tahan bersin bisa sebabkan gangguan pendengaran menjadi peringatan yang disampaikan dokter umum sekaligus influencer kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi. Kebiasaan yang dianggap sepele ini ternyata berpotensi menimbulkan masalah pada organ telinga jika dilakukan berulang kali dalam jangka panjang.

Bersin merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan debu, kotoran, atau partikel asing yang masuk ke saluran hidung. Namun, tidak sedikit orang yang sengaja menahan bersin karena merasa tidak nyaman atau ingin menjaga sopan santun saat berada di tempat umum.

Menurut dr Tirta, menahan bersin bukanlah tindakan yang dianjurkan. Dia bahkan mengaku sempat mencari referensi medis dari dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) untuk memastikan apakah informasi tersebut merupakan mitos atau fakta.

"Nah, ini saya sampai tadi nyari artikel medis dulu dari THT karena takutnya mitos atau fakta. Jawabannya fakta. Ketika kita bersin, tekanannya dikeluarkan oleh tubuh itu bisa lima sampai enam kali tekanan kita nafas. Dan saluran antara telinga, hidung, dan tenggorokan itu tersambung semua," kata dr Tirta dikutip dari akun Instagram pribadinya, Jumat (19/6/2026).

Dia menjelaskan, telinga, hidung, dan tenggorokan saling terhubung melalui saluran yang disebut tuba eustachius. Saat seseorang bersin, tubuh berusaha mengeluarkan tekanan udara yang cukup besar melalui hidung dan mulut.

Masalah muncul ketika seseorang menutup hidung atau menahan bersin secara paksa. Tekanan udara yang seharusnya keluar justru berbalik dan mendorong ke arah telinga.

"Otomatis tekanan udara tersebut akan mendesak ke telinga. Di mana telinga di sini ada gendang telinga dan telinga bagian tengah. Akhirnya kalau kamu lakukan terus-menerus bertahun-tahun, berbelasan tahun, bisa rentan terjadi kerusakan gendang telinga dan kerusakan tulang-tulang telinga," kata dr Tirta.

Dia menambahkan, di dalam telinga terdapat tiga tulang kecil yang berfungsi menghantarkan getaran suara. Bagian tersebut dapat mengalami gangguan apabila terus-menerus menerima tekanan udara yang tidak semestinya akibat kebiasaan menahan bersin.

Kerusakan pada gendang telinga maupun tulang pendengaran berpotensi menurunkan kemampuan mendengar seseorang. Karena itu, kebiasaan menahan bersin sebaiknya dihindari demi menjaga kesehatan telinga dalam jangka panjang.

Alih-alih menahan bersin, dr Tirta menyarankan masyarakat tetap membiarkan refleks alami tersebut terjadi. Untuk menjaga etika saat berada di tengah keramaian, seseorang cukup menutup hidung dan mulut menggunakan siku bagian dalam.

"Itu alasan kenapa kalau kamu bersin di tempat ini, solusinya adalah bersinkan saja, tapi ditutup dengan siku, sehingga nggak berisik. Tapi kalau kamu tahan, hati-hati. Niat bersin malah sobek gendang telingamu," kata dr Tirta.

Peringatan ini menjadi pengingat bahwa tindakan sederhana seperti menahan bersin ternyata dapat berdampak pada kesehatan telinga. Oleh sebab itu, daripada menahannya, lebih baik bersin secara alami dengan tetap menerapkan etika yang benar agar tidak mengganggu orang lain.

Topik Menarik