Ramadhan Sananta Blak-blakan Tergoda Gabung Persebaya karena Ingin Reuni dengan Sosok Spesial
SURABAYA, iNews.id – Ramadhan Sananta resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya dan langsung mengungkap alasan paling krusial di balik keputusan besarnya kembali ke Liga Indonesia. Striker Timnas Indonesia itu menegaskan kehadiran pelatih Bernardo Tavares menjadi faktor penentu yang membuatnya mantap mengenakan seragam Bajul Ijo.
Persebaya Surabaya mengumumkan Ramadhan Sananta sebagai striker anyar untuk menghadapi musim baru. Pemain berusia 23 tahun itu direkrut dari klub Brunei Darussalam, DPMM FC, yang berkompetisi di Liga Malaysia.
Bersama DPMM FC, Ramadhan Sananta mencatatkan 27 penampilan dan menyumbang empat gol di semua kompetisi. Meski sempat merumput di luar negeri, keinginan pulang ke Indonesia sudah lama tersimpan dalam benaknya.
“Setelah bermain di Malaysia, saya memang ingin kembali merasakan atmosfer kompetisi di Indonesia,” kata Sananta dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya, Kamis (18/6/2026).
Sananta menilai kompetisi sepak bola Indonesia mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Dia melihat perubahan bukan hanya dari sisi pengelolaan liga, tetapi juga kualitas dan keseriusan klub-klub peserta.
“Saya melihat banyak perkembangan positif di liga, dan itu membuat saya semakin antusias untuk kembali bermain di sini. Liga Indonesia juga sangat kompetitif karena setiap pertandingan selalu sulit diprediksi,” jelasnya.
Peran Krusial Bernardo Tavares
Meski atmosfer dan perkembangan liga menjadi pertimbangan penting, Sananta menegaskan faktor utama pilihannya jatuh ke Persebaya Surabaya terletak pada sosok pelatih. Bernardo Tavares disebut memiliki peran besar dalam perjalanan kariernya.
“Persebaya menjadi pilihan saya karena proyek dan ambisinya sangat jelas. Selain itu, kehadiran Coach Bernardo Tavares juga menjadi salah satu faktor penting,” ujar Sananta.
“Dia adalah pelatih yang pernah membantu perkembangan karier saya dan memberikan kepercayaan besar kepada saya,” tambahnya.
Kedekatan Sananta dengan Bernardo Tavares bukan hal baru. Keduanya pernah bekerja sama saat membela PSM Makassar pada periode 2022–2023. Kolaborasi itu berbuah manis setelah PSM Makassar sukses meraih gelar juara Liga Indonesia.
Pengalaman tersebut membuat Sananta optimistis menyongsong lembaran baru bersama Persebaya Surabaya. Dia menilai proyek klub dan visi pelatih sejalan dengan ambisi pribadinya untuk terus berkembang.
Sananta juga tak bisa menyembunyikan antusiasmenya bermain di kandang Persebaya, Gelora Bung Tomo, yang dikenal memiliki atmosfer luar biasa.
“Saya sudah tidak sabar bermain di sana dan merasakan langsung dukungan puluhan ribu Bonek dan Bonita, terutama saat pertandingan-pertandingan besar maupun laga derby,” tutupnya.










