Sony Sonjaya bakal Buka-Bukaan terkait Korupsi MBG, Bongkar Tender Motor Listrik hingga Kaus Kaki

Sony Sonjaya bakal Buka-Bukaan terkait Korupsi MBG, Bongkar Tender Motor Listrik hingga Kaus Kaki

Terkini | inews | Senin, 8 Juni 2026 - 18:38
share

JAKARTA, iNews.id - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya bakal buka-bukaan terkait kasus dugaan korupsi tata kelola makan bergizi gratis (MBG). Sony akan membongkar proses tender pengadaan motor listrik hingga kaus kaki di BGN.

“Yang akan lebih besar lagi di dalam pemeriksaan besok bahwa klien kami akan mengungkap bagaimana proses daripada tender seperti motor, lalu IT, kemudian tablet, lalu ada pengadaan kaus kaki dan sebagainya,” kata kuasa hukum Sony Sonjaya, Krisna Murti kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Krisna menegaskan, kliennya tidak membidangi persoalan tersebut di BGN. Namun, Sony tetap akan blak-blakan lewat status sebagai Justice Collaborator (JC).

“Itu akan diungkap lebih besar lagi oleh klien kami dan dipastikan bahwa klien kami tidak membidangi daripada pengadaan-pengadaan itu,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, dia menjelaskan pengajuan JC bukan upaya kliennya untuk menghindar dari jerat hukum. Upaya tersebut dilakukan sebagai sikap kooperatif dalam membongkar keterlibatan aktor-aktor lain yang memiliki peran lebih besar dalam korupsi program MBG.

“Kita bukan menghindar dari permasalahan hukum, tapi kita ingin mengungkap dan kooperatif mengungkap siapa-siapa saja yang terlibat di dalam program unggulan presiden ini. Jadi, sekali lagi kita bukan menghindar persoalan hukum klien kami,” ujarnya.

Krisna juga menyinggung adanya 20 nama besar yang diduga ikut terlibat dalam korupsi tersebut. Meski begitu, dia tidak menjelaskan secara rinci nama-namanya.

“Lebih dari 20 nama itu disebutkan. Cuma klien kami bilang itu baru sebagian, karena break kita dalam pemeriksaan kemarin, klien kami cukup lelah dan kami akan ada pemeriksaan lanjutan," katanya.

Sebagai informasi, dalam kasus ini, Kejagung menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, serta eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Topik Menarik