Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin Dicoret dari Australian Open 2026, Ada Apa?

Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin Dicoret dari Australian Open 2026, Ada Apa?

Olahraga | inews | Senin, 8 Juni 2026 - 16:43
share

JAKARTA, iNews.id – PBSI menarik keikutsertaan dua pasangan ganda putra Indonesia dari Australian Open 2026 secara mendadak, hanya beberapa hari sebelum turnamen Super 500 itu digelar di Sydney pada 9–14 Juni sebagai bagian rangkaian BWF World Tour 2026.

Keputusan ini langsung menyedot perhatian publik bulu tangkis nasional. Pasalnya, dua pasangan yang dicoret bukan nama sembarangan, melainkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang semula masuk daftar peserta resmi.

Australian Open 2026 sejatinya menjadi agenda lanjutan setelah Indonesia Open 2026. Sejumlah pemain dijadwalkan langsung bertolak ke Negeri Kanguru tanpa jeda panjang demi menjaga ritme kompetisi dan perolehan poin peringkat dunia.

Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin termasuk dua pasangan yang sebelumnya diproyeksikan tampil. Namun, menjelang keberangkatan, PBSI bersama jajaran pelatih ganda putra mengubah arah kebijakan dan memutuskan menarik keduanya dari turnamen.

PBSI telah mengonfirmasi ketidakhadiran dua ganda tersebut melalui rilis resmi dan unggahan media sosial. Meski begitu, federasi belum membeberkan alasan penarikan yang terkesan mendadak tersebut.

“Pernyataan resmi akan diumumkan dalam beberapa jam ke depan, menunggu ketibaan kepala pelatih Antonius Budi Ariantho di Sydney,” tulis PBSI dalam rilis singkat yang langsung memicu spekulasi luas.

Jika menilik performa terakhir, Fajar/Fikri memang mengalami hasil kurang ideal di Indonesia Open 2026 setelah tersingkir di babak pertama. Sementara itu, Raymond/Joaquin justru tampil impresif dengan menembus partai final dan finis sebagai runner up.

Catatan lain ikut memperkuat sorotan. Hingga pertengahan 2026, kedua pasangan tersebut belum mengoleksi satu pun gelar juara. Kondisi ini kontras dengan pasangan ganda putra Indonesia lain yang sudah mengangkat trofi musim ini.

Dua gelar ganda putra Indonesia pada 2026 sejauh ini dipersembahkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di Thailand Open serta Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di Thailand Masters.

Penarikan mendadak ini memunculkan tanda tanya besar terkait strategi rotasi, kondisi fisik, atau evaluasi teknis yang tengah dilakukan tim pelatih ganda putra. Publik kini menanti klarifikasi resmi PBSI yang dijanjikan dalam waktu dekat.

Australian Open 2026 pun dipastikan kehilangan dua wakil ganda putra Indonesia yang sebelumnya diprediksi memberi warna persaingan, sekaligus menambah babak baru dinamika internal pelatnas menjelang paruh kedua musim.

Topik Menarik