Cody Gakpo Jadi Tumbal, Liverpool Siapkan Barter Gila Demi Target Rp2,72 Triliun

Cody Gakpo Jadi Tumbal, Liverpool Siapkan Barter Gila Demi Target Rp2,72 Triliun

Olahraga | inews | Senin, 8 Juni 2026 - 18:00
share

LIVERPOOL, iNews.id – Cody Gakpo berpotensi hengkang dari Liverpool dalam skema barter mengejutkan pada bursa transfer musim panas 2026. The Reds memburu winger elite Eropa dengan valuasi fantastis.

Perubahan besar sudah terasa di Anfield meski Liga Inggris 2025/2026 baru berakhir dua pekan. Liverpool resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot pada 30 Mei, usai finis di posisi kelima, ironis setelah dia mengantar klub juara Premier League pada musim debutnya.

Kursi pelatih kini diisi Andoni Iraola, mantan juru taktik Bournemouth. Kedatangan pelatih asal Spanyol ini membuka peluang masuknya sejumlah pemain lama Iraola ke Merseyside, termasuk Eli Junior Kroupi, Adrien Truffert, Rayan, dan Alex Scott saat jendela transfer dibuka 15 Juni.

Di sisi lain, eksodus pemain juga tak terelakkan. Kontrak Mohamed Salah segera berakhir, Federico Chiesa masuk radar keluar, sementara Andrew Robertson sudah resmi pindah ke Tottenham Hotspur. Kini, nama Gakpo ikut terseret dalam pusaran spekulasi besar.

Gakpo Jadi Alat Tukar Transfer Fantastis

Gakpo bergabung dengan Liverpool pada Desember 2022 usai tampil gemilang bersama Timnas Belanda di Piala Dunia Qatar. Dalam tiga musim, dia mencatat 50 gol dan 23 assist dari 180 laga, ikut berkontribusi dalam raihan gelar Premier League dan Carabao Cup.

Meski statistiknya solid, posisi Gakpo tak pernah benar-benar tak tergantikan. Laporan TEAMtalk menyebut dia bisa dijadikan alat tukar untuk memboyong winger RB Leipzig, Yan Diomande, yang masuk daftar target utama Liverpool.

Pemain asal Pantai Gading itu terikat kontrak hingga 2030. Menurut The Athletic, Liverpool berada di posisi terdepan untuk merekrutnya. Namun, Leipzig menegaskan sang pemain tidak dijual kecuali ada tawaran di atas 112,4 juta pounds atau setara Rp2,72 triliun.

Sumber TEAMtalk mengungkap, Gakpo bisa dimasukkan dalam paket negosiasi demi menekan nilai transfer, meski Liverpool tidak secara aktif menawarkan penjualannya. Kontrak Gakpo sendiri masih berlaku hingga 2030.

Kekhawatiran muncul dari pihak pemain terkait perannya di era Iraola. Gakpo disebut enggan tersisih oleh talenta 17 tahun, Rio Ngumoha, dan tidak mau menerima pengurangan menit bermain.

Situasi ini membuat minat klub lain kembali menguat. Bayern Munchen sempat mendekatinya musim panas lalu. Selain itu, Tottenham Hotspur, Aston Villa, AC Milan, dan Atletico Madrid juga memantau situasinya.

Dari Turki, Besiktas dan Fenerbahce ikut mengintai peluang. Bursa transfer musim panas pun berpotensi memanas, dengan Gakpo menjadi kunci domino besar di Anfield.

Topik Menarik