Innalillahi, 49 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Meninggal Dunia
SURABAYA, iNews.id – Jumlah Jemaah haji asal embarkasi Surabaya yang meninggal dunia selama proses ibadah haji 2026 mencapai 49 orang. Terbaru, dua jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 12 asal Malang, Jawa Timur, yang meninggal dunia dalam perjalanan kembali dari Tanah Suci Makkah menuju Indonesia.
"Hingga memasuki hari keempat ini, total akumulasi jamaah haji asal Embarkasi Surabaya yang dilaporkan meninggal dunia kini tercatat ada 49 orang," ungkap Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, As'adul Anam, Kamis (4/6/2026).
As'adul Anam merincikan dari total jumlah korban jiwa tersebut, mayoritas atau sebanyak 47 jemaah haji dinyatakan wafat saat mereka masih berada dan menjalani rangkaian ibadah di Arab Saudi. Sedang dua jemaah sisanya, yakni perwakilan dari Kloter 12 Malang ini, meninggal dunia dalam perjalanan pulang ke Indonesia.
Pihak PPIH Debarkasi Surabaya memastikan telah mengurus seluruh dokumen kematian serta berkoordinasi dengan otoritas terkait agar jenazah kedua almarhum dapat segera diserahterimakan kepada pihak keluarga di kampung halaman untuk dimakamkan secara layak.
As’adul menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas gugurnya para tamu Allah tersebut di tengah perjalanan pulang untuk berkumpul kembali dengan keluarga.
Insiden memilukan tersebut terjadi di dua lokasi berbeda selama proses kepulangan transisi udara dan darat. Seorang jemaah wafat saat masih berada di dalam pesawat di tengah penerbangan menuju Tanah Air. Seorang jemaah lainnya meninggal dunia di dalam bus saat rombongan sedang bertolak dari bandara menuju ke Asrama Haji Debarkasi Surabaya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, faktor kelelahan akut yang menguras fisik pasca-rangkaian ibadah haji diduga kuat menjadi penyebab utama meninggalnya kedua jamaah lanjut usia tersebut.
Jemaah haji yang meninggal dunia di dalam pesawat terbang diketahui bernama Heri Widiyanto. Sedangkan, jemaah yang meninggal di dalam bus saat perjalanan darat menuju asrama haji teridentifikasi bernama Rohani Suwasti.










