Realisasikan Aspirasi Masyarakat, Yusuf Bora Fokus Pemberdayaan UMKM di Sumba Barat Daya
SUMBA BARAT DAYA, iNews.id - Pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya proyek fisik yang berdiri. Bagi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya Yusuf Bora, yang tidak kalah penting adalah bagaimana masyarakat memiliki kesempatan untuk tumbuh secara ekonomi melalui usaha-usaha produktif yang lahir dari kebutuhan mereka sendiri.
Ketua DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya ini tidak hanya menjadikan reses sebagai ruang penyerapan aspirasi, tetapi momentum untuk memastikan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat benar-benar terealisasi.
Pekan lalu misalnya, dia menyerahkan bantuan alat perbengkelan untuk warga di sela resesnya di Desa Bolora, Kecamatan Wewewa Tengah.
“Ini tindak lanjut dari aspirasi sebelumnya. Saya berharap bantuan alat perbengkelan ini dimanfaatkan dengan baik,” ujar Yusuf Bora, Kamis (4/6/2026).
Dia mengungkapkan, pemberdayaan ekonomi masyarakat perlu dimulai dari sektor-sektor yang dekat dengan kehidupan mereka. Itu sebabnya, dirinya memberikan perhatian besar terhadap pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi keluarga di tingkat desa.
Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan usaha, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Dukungan terhadap sektor tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki kesempatan untuk berkembang dan mandiri.
“Saya secara pribadi sangat mendukung UMKM,” katanya.
Tak hanya itu, Yusuf Bora mendorong masyarakat di Dapil II yang meliputi Kecamatan Wewewa Utara, Wewewa Tengah dan Wewewa Timur membentuk kelompok-kelompok usaha produktif sebagai langkah awal pengembangan ekonomi berbasis komunitas. Melalui pola tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah mendapatkan pendampingan maupun dukungan program pemberdayaan.
Yusuf bahkan membuka peluang bantuan lanjutan berupa bibit ikan lele bagi kelompok yang telah terbentuk. Budidaya ikan air tawar dinilainya dapat menjadi salah satu alternatif sumber penghasilan baru bagi masyarakat desa, selain dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi keluarga.
Perhatiannya terhadap ekonomi kerakyatan juga terlihat dari penyerahan bantuan hand sprayer dan herbisida kepada kelompok tani pada kesempatan yang sama. Dukungan tersebut diberikan untuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian yang masih menjadi sektor utama mata pencaharian masyarakat setempat.
Sementara itu, dalam reses yang digelar di Desa Kadi Wano, Kecamatan Wewewa Timur, masyarakat menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan kepada Yusuf. Mulai dari infrastruktur jalan, penyediaan air bersih, dukungan terhadap sektor pertanian hingga peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan.
Dalam forum yang dihadiri perangkat desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, kelompok perempuan dan warga setempat itu, Yusuf menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian DPRD dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
“Kehadiran saya untuk memastikan tidak ada suara masyarakat yang tercecer dalam proses perencanaan kebijakan daerah,” katanya.
Melalui pendekatan itu, Yusuf berupaya mendorong pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui dukungan terhadap UMKM, kelompok usaha produktif dan sektor pertanian sebagai sumber penghidupan masyarakat.










