Pemerintah Iran Bantah Keras Isu Pengunduran Diri Presiden Masoud Pezeshkian
TEHERAN, iNews.id — Pemerintah Iran membantah keras rumor yang menyebut Presiden Masoud Pezeshkian mengundurkan diri pada Minggu (31/5/2026). Pejabat senior Iran menegaskan bahwa kabar yang sempat beredar luas di berbagai media massa tersebut adalah hoaks.
Wakil Kepala Komunikasi Kantor Kepresidenan Iran, Mehdi Tabatabaei, menyatakan laporan fiktif itu sengaja diembuskan oleh sejumlah media Barat sebagai bagian dari propaganda atau "permainan" politik mereka.
"Pezeshkian tidak akan mundur dari pengabdiannya kepada rakyat Iran," tegas Tabatabaei, seraya menekankan bahwa Teheran tetap berada di jalur persatuan nasional.
Ia juga menepis spekulasi adanya perpecahan politik di dalam negeri, seraya menambahkan bahwa pihak-pihak yang mencoba merusak solidaritas Iran hanya akan membawa ambisi mereka ke liang kubur.
Isu mundurnya presiden ini mencuat di tengah rapuhnya situasi Timur Tengah, pasca-kegagalan perundingan damai di Pakistan untuk menyelesaikan konflik bersenjata antara Iran dengan koalisi AS-Israel yang sempat pecah awal tahun ini.










