Skandal Bos WO Marwah Tipu 58 Pasangan: Uang Korban Diputar Biayai Pernikahan Klien Lain
JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkap modus yang digunakan pasangan suami istri (pasutri) berinisial RM dan ER, pemilik wedding organizer (WO) Marwah di Jakarta Timur, yang diduga menipu puluhan calon pengantin. Keduanya disebut menggunakan dana dari klien baru untuk membiayai pernikahan klien lainnya.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Bayu Kurniawan mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, uang yang disetorkan para korban tidak digunakan sebagaimana mestinya.
Dana tersebut malah diputar untuk menutupi kewajiban penyelenggaraan acara pernikahan yang telah dijanjikan sebelumnya.
“Motif, kalau dari hasil pemeriksaan kami, diketahui bahwa uang-uang dari korban ini diputar lagi oleh para tersangka untuk menutupi kegiatan-kegiatan pernikahan sebelumnya,” kata Bayu, dikutip Selasa (2/6/2026).
Pola yang digunakan tersangka menyerupai praktik ponzi atau gali lubang tutup lubang. Dana yang diterima dari satu klien digunakan untuk membiayai kebutuhan pesta pernikahan klien lain yang lebih dulu memesan kepada pelaku.
“Jadi, uang yang didapat dari klien lain itu digunakan untuk menyelenggarakan pesta pernikahan klien lainnya. Jadi, uang itu secara tidak langsung ya gali lubang tutup lubang,” ujar dia.
Sebelumnya, polisi menyampaikan, 58 pasangan calon pengantin menjadi korban WO Marwah di Jakarta Timur. Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp2,6 miliar.
"Dari jumlah tersebut, 2 pasangan telah melaksanakan pernikahan namun tidak memperoleh fasilitas sesuai yang dijanjikan, sedangkan 56 pasangan lainnya belum dapat melaksanakan acara pernikahan yang telah direncanakan," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2026).
"Hingga saat ini, dari 24 korban yang telah terdata, total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp2.658.885.000. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan dan pemeriksaan terhadap korban lainnya yang masih berlangsung," katanya.










