Pangi Syarwi soal Jokowi Keliling Indonesia: Tatap Muka dengan Rakyat Belum Tergantikan 

Pangi Syarwi soal Jokowi Keliling Indonesia: Tatap Muka dengan Rakyat Belum Tergantikan 

Terkini | inews | Kamis, 28 Mei 2026 - 21:31
share

JAKARTA, iNews.id - Pengamat politik, Pangi Syarwi Chaniago menilai, langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang berencana berkeliling Indonesia untuk menyapa masyarakat memiliki dampak politik yang besar. 

Pangi menyebut, pendekatan tatap muka langsung dengan rakyat masih menjadi instrumen politik yang paling efektif.

“Sebenarnya dalam pendekatan sistem politik, tatap muka, face to face itu belum ada yang bisa menggantikan per hari ini,” ujar Pangi dalam program Interupsi bertajuk 'Bersiap 2029, Jokowi: Siap Keliling Indonesia' yang disiarkan di iNews, Kamis (28/5/2026).

Pangi menambahkan, pertemuan langsung dengan masyarakat memiliki efek emosional yang kuat dibanding pendekatan politik lainnya. 

“Pertemuan say hello, bertatap muka, menyapanya rakyat, bersalaman dengan rakyat, kemudian kontak mata, kontak batin, sampai hari ini belum ada yang bisa menggantikan instrumen itu," tuturnya.

Pangi menilai langkah Jokowi turun langsung ke masyarakat bukan sesuatu yang salah. Namun, dia mengingatkan adanya konsekuensi politik dari aktivitas tersebut. 

Dia juga menyinggung karakter Jokowi yang selama ini dikenal dekat dengan rakyat melalui gaya blusukan. Menurutnya, belum ada presiden sebelumnya yang tetap aktif berkeliling setelah tidak lagi menjabat.

“Nah ketika kemudian ini kita melihat bahwa di dalam pendekatan politik, memang apa Presiden, kan dulu Presiden Jokowi dalam sejarah, presiden yang pernah ada, 7 presiden yang kita punya memang enggak ada yang melakukan keliling ini,” ucapnya.

Meski begitu, Pangi mengatakan publik tetap memiliki persepsi politik terhadap langkah Jokowi tersebut, terutama terkait pengaruh politiknya setelah tak lagi menjadi presiden. 

“Tapi fakta yang terjadi hari ini ketika Pak Jokowi sudah tidak lagi menjadi Presiden saya sadar kok makin kuat,” tuturnya.

Topik Menarik