Pengadilan Kriminal Internasional Dilaporkan Akan Menangkap Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir

Pengadilan Kriminal Internasional Dilaporkan Akan Menangkap Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir

Terkini | inews | Rabu, 20 Mei 2026 - 06:51
share

TEL AVIV, iNews.id - Kabar bahwa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) akan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap para pejabat Israel membuat gerah menteri radikal sayap kanan Itamar Ben Gvir. Sosok menteri kontroversial itu disebut-sebut sebagai satu dari lima nama yang bakal masuk daftar buronan.

Menteri Keamanan Nasional Israel itu mengecam rencana ICC tersebut seraya bersumpah akan terus meningkatkan eskalasi terhadap Palestina.

Sebelumnya, portal berita Inggris Middle East Eye melaporkan, ada surat yang diajukan ke pengadilan berbasis di Den Haag, Belanda, itu untuk meminta surat perintah penangkapan tertutup untuk Ben Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich.

Kedua politisi sayap kanan itu akan menghadapi tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Middle East Eye tidak menyebutkan siapa yang mengajukan permintaan tersebut. ICC maupun pemerintah Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi.

“Saya tidak takut dan tidak gentar. Tidak ada perintah dari Den Haag yang akan menghalangi saya untuk terus memimpin kebijakan ofensif terhadap teroris,” kata Ben Gvir, merujuk pada sebutannya untuk Hamas dan penduduk Gaza.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM).Palestina maupun internasional semakin gencar menyerukan surat perintah penangkapan terhadap Ben Gvir, dengan alasan pernyataan provokatifnya berulang kali terhadap tahanan Palestina. Selain itu dia barada di balik pengesahan undang-undang (UU)untuk mengeksekusi tahanan Palestina di Knesset.

Selama perang genosida Israel di Gaza, Ben Gvir berulang kali menghasut kekerasan terhadap warga Palestina di wilayah tersebut serta mendukung pengusiran paksa penduduknya.

Pada November 2024, ICC lebih dulu mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Topik Menarik