KM Mutiara Persada III Mati Mesin di Selat Sunda, Puluhan Penumpang Terjebak Dievakuasi

KM Mutiara Persada III Mati Mesin di Selat Sunda, Puluhan Penumpang Terjebak Dievakuasi

Nasional | inews | Senin, 18 Mei 2026 - 21:09
share

CILEGON, iNews.id - Kapal Motor (KM) Mutiara Persada III mengalami gangguan mesin saat berlayar dari Pelabuhan Cigading, Kota Cilegon menuju Pelabuhan Panjang, Lampung Selatan. Insiden tersebut menyebabkan ratusan penumpang sempat tertahan di perairan Selat Sunda.

Berdasarkan data yang dihimpun, kapal tersebut mengangkut sekitar 179 penumpang laki-laki serta puluhan kendaraan logistik, terdiri atas 11 truk Golongan V B, 54 truk Golongan VI B, dan 28 truk Golongan VII B dengan berbagai jenis muatan.

Kasubdit Patroli Airud Polda Banten Kompol Lis Handaya menjelaskan, KM Mutiara Persada III berangkat dari Pelabuhan Cigading pada Kamis, 14 Mei 2026 sekitar pukul 04.15 WIB.

Namun, pukul 09.00 WIB, kapal mengalami gangguan pada mesin utama atau Main Engine (ME) saat berada di koordinat 05°47.862′ LS / 105°33.083′ BT di wilayah perairan Tanggamus, Lampung Selatan.

“Setelah menerima informasi itu, KN GOLOK-P.206 langsung menjalankan operasi SAR dan evakuasi penumpang sebagai bentuk keselamatan pelayaran,” kata Lis dikutip dari iNews Banten.

Operasi evakuasi dilakukan pada 16 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Kapal patroli KN GOLOK-P.206 bergerak menuju lokasi kapal yang mengalami kerusakan untuk mengevakuasi penumpang.

Petugas kemudian melakukan manuver sandar dan berhasil memindahkan sebagian penumpang ke kapal patroli. Sebanyak 28 penumpang dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa adanya korban jiwa.

Setelah proses evakuasi selesai, KN GOLOK-P.206 bergerak menuju Pelabuhan Panjang dan sandar di Dermaga C1 Port of Panjang sekitar pukul 19.30 WIB. Selanjutnya, para penumpang diserahkan kepada operator kapal PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) untuk penanganan lebih lanjut.

Dia menjelaskan, tidak semua penumpang memilih ikut dievakuasi karena sebagian tetap bertahan di atas kapal. “Tidak semua penumpang ikut evakuasi karena sebagian memilih tetap bertahan di KM Mutiara Persada III,” ucapnya.

Proses penanganan terhadap kapal masih dilakukan dan KM Mutiara Persada III dilaporkan belum tiba di Pelabuhan Panjang. “Nanti perkembangan situasi berikutnya akan kami sampaikan,” katanya.

Topik Menarik