1.700 Orang Terjebak di Kapal Pesiar yang Terpapar Virus Flu Perut, 1 Orang Meninggal Dunia
PARIS, iNews.id - Sebanyak lebih dari 1.700 penumpang dan awak kapal diminta tetap berada di atas kapal pesiar Ambition setelah otoritas kesehatan Prancis melakukan penyelidikan terkait dugaan wabah flu perut atau gastroenteritis di kapal tersebut.
Kapal pesiar Ambition yang dioperasikan oleh Ambassador Cruise Line berlayar dari Belfast pada 8 Mei 2026 untuk perjalanan wisata selama 14 hari menuju wilayah barat Prancis dan Spanyol. Namun, di tengah perjalanan, puluhan kasus gangguan pencernaan mulai dilaporkan muncul di antara penumpang dan kru kapal.
Kapal sempat singgah di Liverpool pada Sabtu (9/5/2026). Setelah penumpang tambahan naik dari pelabuhan tersebut, jumlah kasus gastroenteritis dilaporkan meningkat.
Otoritas kesehatan regional Prancis menegaskan tidak ada kaitan antara dugaan wabah flu perut di kapal Ambition dengan klaster Hantavirus yang sebelumnya dilaporkan terjadi di kapal mewah MV Hondius.
Gastroenteritis dikenal sebagai penyebab paling umum dari penyakit yang kerap disebut 'flu perut' atau 'winter vomiting bug', yang ditandai dengan muntah dan diare.
Operator kapal pesiar asal Essex, Ambassador Cruise Line, mengonfirmasi bahwa hingga 13 Mei terdapat 48 kasus aktif penyakit gastrointestinal di kalangan penumpang serta satu kasus pada awak kapal.
Perusahaan juga membenarkan adanya seorang penumpang pria berusia 92 tahun yang meninggal dunia di atas kapal pada Jumat (8/5/2026). Namun, pihak operator menegaskan pria tersebut tidak menunjukkan gejala gangguan gastrointestinal dan penyebab kematiannya masih menunggu hasil pemeriksaan koroner.
Keputusan untuk melarang penumpang turun dari kapal dilakukan menjelang jadwal sandar Ambition di Bordeaux, Prancis.
Saat kapal bersandar di kota tersebut, otoritas kesehatan setempat melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kesehatan kapal dan catatan medis yang ada. Tim medis spesialis juga mengambil sampel untuk diuji di Rumah Sakit Universitas Bordeaux.
Hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan membutuhkan waktu setidaknya enam jam sebelum keputusan lebih lanjut diberikan.
Penumpang dan awak kapal baru diperbolehkan turun setelah otoritas memberikan izin resmi usai investigasi dan pengujian selesai dilakukan.
Ambassador Cruise Line menyatakan bahwa kesehatan dan keselamatan penumpang serta kru tetap menjadi prioritas utama perusahaan.
"Kami sangat menghargai kesabaran, pengertian, dan kerja sama seluruh tamu selama langkah pencegahan ini diterapkan," demikian pernyataan perusahaan, dikutip dari Sky News, Jumat (15/5/2026).
Operator kapal juga memastikan seluruh penumpang yang batal mengikuti tur wisata darat akan menerima pengembalian dana penuh.
Saat ini kapal membawa total 1.187 penumpang, mayoritas warga Inggris, serta 514 awak kapal.
Sebagai langkah pencegahan, pihak kapal telah meningkatkan prosedur sanitasi di seluruh area publik. Langkah tersebut mencakup pembersihan dan disinfeksi tambahan, layanan makanan dengan bantuan petugas di beberapa restoran, serta imbauan rutin mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan.
Gastroenteritis virus umumnya disebabkan oleh norovirus, rotavirus, hingga adenovirus. Penyakit ini dapat menular dengan cepat di lingkungan tertutup seperti kapal pesiar.
Meski seseorang bisa memiliki kekebalan setelah terinfeksi, virus flu perut tetap dapat menyerang kembali dalam waktu berdekatan apabila terpapar jenis virus yang berbeda.










