Malas Mengunyah Makanan Picu Gerd, Begini Kata Dokter
JAKARTA, iNews.id - Aktivitas mengunyah makanan ternyata memiliki peran sangat penting bagi kesehatan pencernaan. Sayangnya, banyak orang masih terbiasa makan terlalu cepat tanpa mengunyah makanan dengan benar.
Influencer kesehatan sekaligus dokter umum, dr Gia Pratama mengingatkan bahwa proses mengunyah merupakan tahap awal yang menentukan bagaimana makanan diproses di dalam tubuh. Menurut dia, mulut dan gigi bekerja sebagai “gerbang pertama” sebelum makanan masuk ke lambung dan usus.
“Gigi adalah gerbang pertama yang menentukan nasib makanan di dalam tubuh. Sebelum makanan sampai ke usus, tubuh berharap makanan sudah berubah menjadi bubur kimiawi yang lembut, basah oleh air liur, bercampur enzim, dan siap diproses,” kata dr.Gia dikutip Kamis (14/5/2026).
Dia menjelaskan, setiap kunyahan sebenarnya melibatkan proses mekanik dan kimiawi yang saling bekerja sama. Gigi menghancurkan makanan menjadi lebih kecil, air liur membantu melunakkan makanan, sementara enzim mulai memecah zat makanan sebelum masuk ke lambung.
Menurutnya, kebiasaan makan terlalu cepat dapat membuat lambung bekerja lebih keras. Sebab, makanan yang masih kasar langsung masuk ke lambung tanpa melalui proses penghancuran maksimal di dalam mulut.
“Akhirnya lambung menerima 'raw material' yang seharusnya diselesaikan di mulut. Lambung bekerja lebih berat. Asam lambung harus diproduksi lebih banyak. Gerakan lambung menjadi lebih lama. Lalu muncullah rasa begah, panas di dada, mual, dan pada sebagian orang memicu Gerd,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat sistem pencernaan lebih mudah mengalami gangguan, terutama jika kebiasaan makan buru-buru dilakukan terus-menerus dalam jangka panjang. Sebab itu, dr Gia mengimbau masyarakat mulai membiasakan diri makan lebih pelan dan menikmati proses mengunyah makanan.
Dia menilai kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu meringankan kerja lambung dan usus sekaligus mencegah gangguan pencernaan kronis di masa depan.
“Ingatlah, tidak ada gigi di lambung. Gigi hanya ada di mulut, jadi makanlah pelan-pelan, jangan malas mengunyah, agar lambungmu bahagia,” katanya.









