Ayu Aulia Ungkap Penyakit Serius hingga Rahim Harus Diangkat, Bantah Sering Aborsi
JAKARTA, iNews.id - Model dan selebgram Ayu Aulia mengungkapkan kondisi kesehatannya usai menjalani operasi pengangkatan rahim akibat tumor dan adenomiosis yang sudah menyebar. Dia juga membantah isu yang menyebut dirinya kerap melakukan aborsi.
Ayu Aulia menjelaskan kondisi kesehatannya menjadi salah satu penyebab dirinya mengalami tekanan mental hingga membuat unggahan kontroversial di media sosial. Dia mengaku saat itu berada dalam kondisi emosional yang tidak stabil.
Didampingi kuasa hukumnya, Herdiyan Saksono, Ayu mengatakan pengangkatan rahim yang dijalaninya bukan disebabkan komplikasi akibat aborsi. Menurutnya, penyakit pada organ reproduksi menjadi penyebab utama tindakan medis tersebut dilakukan.
"Itu edukasi untuk para perempuan, jangan sampai seperti saya. Dulunya saya mungkin nakal, tapi saya bukan ani-ani. Ya, tidak pernah ada price tag di, di dalam diri saya berapa ya. Saya tidak dijual, not for sale," kata Ayu Aulia di Jakarta, Kamis (14/5/2026).
Dia juga mengingatkan perempuan muda agar lebih berhati-hati dalam menjalani hubungan bebas. Ayu menilai banyak anak muda saat ini menjalani hidup bersama tanpa memikirkan dampak kesehatan reproduksi.
"Saya cuma mau bilang, kan sekarang banyak anak-anak di luaran sana yang living together, masih muda. Jadi hati-hati gitu. Terus kalau, kalau aborsi itu menyebabkan yang fatal seperti ini gitu," ujarnya.
Sebelumnya, Ayu Aulia sempat menjadi sorotan publik setelah mengunggah pernyataan yang menyeret nama mantan Gubernur Jawa Barat dan Bupati Bintan .
Namun, dia mengklarifikasi bahwa semua pengakuannya hanya luapan emosi dan halusinasi akibat tekanan mental serta efek pengobatan yang sedang dijalani.
Kuasa hukum Ayu, Herdiyan Saksono, menyebut kondisi penyakit reproduksi yang dialami kliennya memang berdampak besar terhadap psikologis. Menurut dia, Ayu mengalami stres berat hingga sempat melantur saat membuat unggahan di media sosial.
"Artinya memang penyakit ini khusus di bagian reproduksi manusia, di bagian kewanitaan itu. Sehingga memang akibatnya ngelantur ke mana-mana nih," ujar Herdiyan Saksono.









