Anggota BAIS Beber Alasan Siram Andrie Yunus dengan Air Keras: Arogan dan Overacting
JAKARTA, iNews.id - Anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Sersan Dua Edi Sudarko membeberkan alasan dia bersama tiga rekannya menyiram aktivis KontraS, Andrie Yunus, menggunakan air keras. Dalam persidangan di Pengadilan Militer Jakarta, dia menyebut tindakan itu dipicu rasa kesal terhadap sikap Andrie Yunus yang dianggap arogan dan overacting.
Keterangan tersebut disampaikan Edi Sudarko saat menjalani sidang di PN Militer Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Menurut Edi, dia tidak berada di lokasi saat Andrie Yunus menginterupsi rapat tertutup pembahasan revisi Undang-Undang TNI antara pejabat TNI dan DPR RI di Hotel Fairmont pada tahun lalu. Namun setelah melihat video viral aksi tersebut di media sosial, dia mengaku merasa sangat kesal terhadap sikap Andrie Yunus.
“Saya mengatakan bahwa saya merasa kesal melihat video tersebut. Andrie Yunus ini bersifat arogan, overacting, dan tidak punya rasa sopan santun,” ujarnya di persidangan.
Edi menilai tindakan Andrie Yunus yang menerobos dan menginterupsi rapat tertutup tersebut telah menginjak harga diri TNI.
Antisipasi WNA Ilegal, Imigrasi Bakal Perketat Pengawasan Perusahaan Tambang dan Penanaman Modal
Dalam persidangan, Oditur Militer sempat menanyakan alasan terdakwa terus mengikuti aktivitas Andrie Yunus di media sosial.
"Kenapa saudara fokus ikuti Andrie Yunus di medsos?" tanya Oditur Militer.
"Siap, karena overacting," kata terdakwa.
Saat ditanya lebih lanjut mengenai maksud overacting tersebut, Edi kemudian menjelaskan aksi Andrie Yunus dalam video viral di Hotel Fairmont menjadi pemicu emosinya.
"Siap, waktu di video yang viral di hotel Farimont pada saat di situ ada rapat tertutup pejabat-pejabat TNI dan DPR yang membahas Revisi Undang-Undang. Di situlah arogan Andrie Yunus dan overacting dan menginterupsi ke ruang rapat, padahal itu rapat tertutup," katanya.










