Kronologi Santriwati Tewas Tenggelam di Curug Baturraden, Jatuh saat Selfie
BANYUMAS, iNews.id – Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Anindita (16), santriwati pondok pesantren di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang tenggelam di Curug Kanesia, kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas. Insiden tragis tersebut saat mengikuti kegiatan outing class, Rabu (13/5/2026).
Korban ditemukan tewas di dasar kolam curug dengan kedalaman sekitar tujuh meter.
Koordinator Tim SAR Banyumas, Ilham Faristio mengatakan, proses evakuasi dilakukan segera setelah korban ditemukan. Upaya pertolongan sebelumnya telah dilakukan oleh para santri dan relawan di lokasi, namun tidak berhasil menyelamatkan korban.
"Posisi ditemukannya, korban tidak terkena batu tapi sudah didorong sama air enggak bisa naik lai karena di dalam itu air deras banget," ujar Ilham di lokasi.
Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Margono Soekarjo Purwokerto untuk dilakukan pemeriksaan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Korban diketahui merupakan siswi berprestasi yang telah diterima melalui jalur prestasi di Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto.
Peristiwa memilukan itu berawal saat korban bersama belasan santri lainnya mengikuti kegiatan pondok di kawasan wisata tersebut.
Saat sesi foto bersama di sekitar curug, korban diduga terpeleset di bebatuan yang licin dan kemudian terseret arus air deras.
Korban sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya dilakukan pencarian oleh tim SAR. Sekitar lebih dari setengah jam pencarian, petugas berhasil menemukan jasad korban di dasar kolam curug dalam kondisi terjepit di sela bebatuan.










