Tikus di Kapal Pesiar Diduga Bukan Biang Keladi Outbreak Hantavirus, Ini Penjelasan Dokter!

Tikus di Kapal Pesiar Diduga Bukan Biang Keladi Outbreak Hantavirus, Ini Penjelasan Dokter!

Terkini | inews | Jum'at, 8 Mei 2026 - 16:54
share

CAPE TOWN, iNews.id - Wabah Hantavirus yang terjadi di kapal pesiar MV Hondius memunculkan dugaan adanya tikus di atas kapal sebagai sumber penularan. Namun, dokter spesialis mikrobiologi klinik dr Ayman Alatas, Sp.MK menilai kemungkinan besar virus justru sudah dibawa penumpang sebelum kapal berlayar.

Menurut dr Ayman, pasangan asal Belanda yang berada di kapal (pasien zero) diduga telah terpapar Andes virus saat melakukan perjalanan darat selama empat bulan melintasi Argentina, Chile, dan Uruguay, wilayah yang dikenal endemik Hantavirus.

Paparan diduga terjadi ketika pasangan tersebut melakukan birdwatching di dekat tempat pembuangan akhir (TPA) Ushuaia yang memiliki populasi tikus pembawa virus cukup tinggi.

"Mereka kemungkinan sudah terinfeksi sebelum naik kapal, tetapi belum menunjukkan gejala," jelas dr Ayman dalam konten edukasinya di X, dikutip Jumat (8/5/2026).

Dia mengatakan, pasangan itu naik MV Hondius pada 1 April 2026 dalam kondisi tampak sehat karena masih berada dalam masa inkubasi virus. Masa inkubasi Hantavirus sendiri diketahui berkisar antara 1 hingga 8 minggu.

Gejala baru muncul ketika kapal sedang berada di tengah pelayaran. Diagnosis yang terlambat disebut membuat kondisi pasien memburuk dengan cepat.

Dokter Ayman juga menyoroti kondisi kapal pesiar yang dipenuhi ruang tertutup dan interaksi dekat antarpenumpang. Situasi tersebut dinilai dapat memperbesar risiko penularan Andes virus antarmanusia.

"Kontak erat di ruang tertutup kapal pesiar memperbesar potensi transmisi Andes virus antar manusia," katanya.

Karena kapal tetap melanjutkan perjalanan dan sempat singgah di sejumlah pulau, penumpang pun sempat turun dan naik kapal sebelum wabah teridentifikasi. Hal ini menimbulkan potensi penyebaran virus ke berbagai negara.

Konfirmasi laboratorium baru diperoleh ketika kapal sudah berada di Afrika Selatan dan sebagian penumpang telah tersebar ke berbagai wilayah.

Hantavirus merupakan kelompok virus yang umumnya ditularkan dari hewan pengerat seperti tikus ke manusia. Penularan biasanya terjadi melalui paparan urine, air liur, atau kotoran tikus yang mengandung virus.

Gejala awal infeksi meliputi demam, nyeri otot, sakit kepala, mual, dan kelelahan. Dalam kondisi berat, infeksi dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan serius hingga mengancam nyawa.

Khusus Andes virus yang ditemukan di Amerika Selatan, penularan antarmanusia memang pernah dilaporkan terjadi meski kasusnya relatif jarang dibanding penularan langsung dari tikus.

Topik Menarik