Taksi Listrik Green SM yang Tertemper KRL di Bekasi Timur Belum Lakukan Maintenance

Taksi Listrik Green SM yang Tertemper KRL di Bekasi Timur Belum Lakukan Maintenance

Terkini | idxchannel | Jum'at, 8 Mei 2026 - 17:40
share

IDXChannel - Polisi masih mendalami kasus kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Hasil pemeriksaan sementara diketahui taksi listrik Green SM yang terlibat kecelakaan dengan KRL di pintu perlintasan sebidang itu belum dilakukan maintenace.

"Kami menyampaikan terkait informasi dari depot manajer operasional, ini taksi tersebut harusnya per 15.000 KM itu sudah harus masuk ke depot untuk melaksanakan maintenance ataupun perawatan. Tapi sampai dengan 24.000 itu belum dilakukan maintenance," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto pada wartawan, Jumat (8/5/2026).

Dia menambahkan, polisi hingga kini masih mendalami apakah matinya mobil taksi online di perlintasan sebidang itu dampak dari belum dilakukannya maintenance ataukah tidak.

Termasuk, apakah matinya mobil tersebut juga terjadi karena adanya pengaruh medan magnet ataupun medan listrik saat melewati pintu perlintasan sebidang.

"Mati mobil listrik ini di perlintasan sebidang kereta api, apakah termasuk dampak dari belum dilakukan maintenance, nah ini masih kami lakukan pengkajian," katanya.

"Apakah ini dampak pengaruh dari medan magnet, medan listrik terhadap kendaraan mobil taksi online. Ini masih didalami Puslabfor, begitu KNKT secara paralel, Tim ini masih bekerja untuk mendalami," kata dia.

Tak hanya dari sisi taksi online, kata dia, polisi juga mendalami dari pihak KAI, khususnya kaitannya operasional perkeretaapian di hari saat peristiwa kecelakaan itu terjadi.

Mulai dari awal kejadian terjadinya kecelakaan KRL dengan taksi online di pintu perlintasan sebidang hingga kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur.

"Apakah terkait early warning system ataupun voice logger ataupun informasi yang disampaikan dari pengawas menara ke KA Argo Bromo sudah mendapat informasi belum apabila ada di depan kereta api yang sedang mengalami kecelakaan dan berhenti? Ada dua kereta api, 1 mengalami kecelakaan dan 1 berhenti, ini masih pendalaman," katanya.

"Begitu tentang pengatur perjalanan kereta api, ini masih didalami tentang sinyal hijau. Saksi memberikan sinyal hijau kepada AK Argo Bromo Anggrek nomor 4B yang melintas di wilayah Tambun, nah ini masih dilakukan pendalaman oleh Puslabfor, penyidik, serta KNKT," kata Budi.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Topik Menarik