Terungkap! Taksi Online yang Tertabrak KRL di Bekasi Timur Belum Diservis hingga 24.000 Km

Terungkap! Taksi Online yang Tertabrak KRL di Bekasi Timur Belum Diservis hingga 24.000 Km

Berita Utama | inews | Jum'at, 8 Mei 2026 - 17:29
share

JAKARTA, iNews.id - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengungkapkan bahwa taksi online yang terlibat kecelakaan dengan KRL di pintu perlintasan sebidang hingga berujung kecelakaan maut antara KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur ternyata belum diservis. Padahal, jarak tempuh mobil sudah mencapai 24.000 km.

"Kami menyampaikan terkait informasi dari depot manajer operasional, ini taksi tersebut harusnya per 15.000 km itu sudah harus masuk ke depot untuk melaksanakan maintenance ataupun perawatan. Tapi sampai dengan 24.000 itu belum dilakukan maintenance," ujar Budi pada wartawan, Jumat (8/5/2026).

Menurut Budi, hingga kini masih mendalami apakah matinya mobil taksi online di perlintasan sebidang itu dampak dari belum dilakukannya maintenance ataukah tidak. Termasuk, apakah matinya mobil tersebut juga terjadi karena adanya pengaruh medan magnet ataupun medan listrik saat melewati pintu perlintasan sebidang.

"Mati mobil listrik ini di perlintasan sebidang kereta api, apakah termasuk dampak dari belum dilakukan maintenance, nah ini masih kami lakukan pengkajian," ungkapnya.

"Apakah ini dampak pengaruh dari medan magnet, medan listrik terhadap kendaraan mobil taksi online. Ini masih didalami Puslabfor, begitu KNKT secara paralel. Tim ini masih bekerja untuk mendalami," ujar dia.

Tak hanya dari sisi taksi online, kata dia, polisi juga mendalami dari pihak KAI, khususnya kaitannya operasional perkeretaapian di hari saat peristiwa kecelakaan itu terjadi. Mulai dari awal kejadian terjadinya kecelakaan KRL dengan taksi online di pintu perlintasan sebidang hingga kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur.

"Apakah terkait early warning system ataupun voice logger ataupun informasi yang disampaikan dari pengawas menara ke KA Argo Bromo sudah mendapat informasi belum apabila ada di depan kereta api yang sedang mengalami kecelakaan dan berhenti? Ada dua kereta api, 1 mengalami kecelakaan dan 1 berhenti, ini masih pendalaman," kata Budi.

"Begitu tentang pengatur perjalanan kereta api, ini masih didalami tentang sinyal hijau. Saksi memberikan sinyal hijau kepada AK Argo Bromo Anggrek nomor 4B yang melintas di wilayah Tambun, nah ini masih dilakukan pendalaman oleh Puslabfor, penyidik, serta KNKT," kata Budi.

Topik Menarik