Breaking News: Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

Breaking News: Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

Terkini | inews | Rabu, 6 Mei 2026 - 16:47
share

MURATARA, iNews.id – Kecelakaan maut yang melibatkan bus ALS dan sebuah truk tangki terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026). Insiden tragis ini mengakibatkan sedikitnya 16 orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara mengonfirmasi bahwa korban tewas terdiri dari 14 penumpang bus ALS, serta sopir dan kernet mobil tangki. Berdasarkan data awal di lapangan, kecelakaan hebat ini terjadi sekitar pukul 12.39 WIB.

Peristiwa bermula saat bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru. Saat melintasi wilayah Karang Jaya, muncul percikan api dari bagian bus. Sopir bus kemudian mencoba mengarahkan kendaraan ke sisi kanan jalan untuk menghindari risiko kebakaran yang lebih besar. 

Namun, di saat yang bersamaan, sebuah mobil tangki melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan (Utara/Rupit). Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan frontal tidak dapat terhindarkan hingga menyebabkan kedua kendaraan ringsek berat. 

Kasatlantas Polres Muratara, AKP Karim mengatakan, masih menyelidiki kecelakaan maut yang menewaskan belasan orang. “Masih kami selidiki,” ucapnya.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono mengatakan, tim sedang di lapangan bersama Satlantas untuk proses evakuasi. 

“Laporan sementara ada 16 korban jiwa yang sudah teridentifikasi meninggal dunia," ujar Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, kepada awak media.

Selain korban tewas, dilaporkan terdapat empat orang penumpang yang selamat. Dari jumlah tersebut, tiga orang mengalami luka bakar serius dan satu orang lainnya mengalami luka ringan. 

Hingga saat ini, personel BPBD Muratara bersama Satlantas masih melakukan sterilisasi area dan pendataan lebih lanjut terkait identitas lengkap para korban.

Topik Menarik