Ekonomi Naik 5,61, Purbaya Ajak Investor Balik ke Pasar Modal: Serok Saja, Nanti Untung Banyak
JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengajak masyarakat untuk tidak takut menaruh uang di pasar modal dan menjamin keuntungan di waktu depan. Hal itu karena ekonomi Indonesia tengah tumbuh 5,61 persen di kuartal I 2026.
Menurutnya banyak masyarakat yang belum sadar dengan kondisi keuangan Indonesia. Alhasil, masih ada investor yang cenderung berhati-hati hingga menarik dana dari pasar modal.
"Itu yang tidak disadari banyak orang sehingga orang agak takut dan keluar dari pasar modal. Kan saya kemarin-kemarin bilang serok, serok, serok saja kalau mereka ikut mestinya nanti ke depan akan untung banyak," ucap Purbaya di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026) malam.
Sementara itu, eks Ketua DK LPS mengatakan pertumbuhan ekonomi menjadi bukti bahwa keuangan Indonesia tengah mengalami akselerasi.
"Kita memang sudah bisa membalik arah ekonomi. Dulu kan sebelumnya 5,39 (persen) sekarang 5,61 dibandingkan sebelum-sebelumnya 5 atau di bawah 5 sedikit kan. Jadi ekonomi kita sedang mengalami akselerasi," ungkapnya.
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Ungkap Kesehatannya Menurun, Perlu Operasi Pembuluh Darah Otak
Pemerintah, kata Purbaya, akan menjaga momentum pertumbuhan pada kuartal kedua melalui berbagai kebijakan. Koordinasi dengan bank sentral juga terus dilakukan untuk memastikan kondisi likuiditas tetap stabil. Selain itu, pemerintah berencana meluncurkan stimulus tambahan yang diperkirakan mulai berjalan pada 1 Juni 2026.
Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan langkah untuk memperkuat nilai tukar rupiah melalui diversifikasi sumber pembiayaan. Salah satunya dengan penerbitan instrumen utang dalam bentuk Panda Bond di China, yang menawarkan suku bunga lebih rendah.
"Jadi prospek kita bagus, teman-teman semua nggak usah takut. Tadi Pak Presiden juga bilang sama saya suruh sampaikan pesan bahwa uang saya cukup, duitnya banyak, jadi Anda nggak usah takut," kata Purbaya.










