Keterbatasan Ekonomi, Pelajar SMK di Samarinda Meninggal Dunia karena Sepatu Kekecilan

Keterbatasan Ekonomi, Pelajar SMK di Samarinda Meninggal Dunia karena Sepatu Kekecilan

Terkini | inews | Rabu, 6 Mei 2026 - 10:04
share

SAMARINDA, iNews.id - Seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, meninggal dunia setelah mengalami sakit yang diduga berkaitan dengan penggunaan sepatu yang kekecilan. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam sekaligus menyoroti kondisi ekonomi keluarga yang terbatas.

Pelajar bernama Mandala Rizky Syaputra (16) mengembuskan napas terakhir pada Jumat (24/4/2026). Dia diketahui merupakan anak yatim yang tinggal bersama ibu dan empat saudaranya di Samarinda.

Keterbatasan ekonomi membuat Mandala tetap menggunakan sepatu lama sejak duduk di kelas satu SMK, meski ukuran kakinya terus bertambah. Sepatu tersebut bahkan dimodifikasi dengan tambahan busa agar masih dapat dipakai.

Kondisi itu diduga menyebabkan pembengkakan pada kaki, terlebih saat ia menjalani kegiatan magang di sebuah pusat perbelanjaan yang mengharuskannya berdiri dalam waktu lama setiap hari.

Selama hampir satu bulan, Mandala mengeluhkan nyeri yang semakin parah. Rasa sakit yang awalnya di kaki kemudian menjalar hingga ke pinggang dan kepala.

Ibu korban, Ratnasari mengaku anaknya awalnya hanya mengeluhkan sakit ringan. Setelah sekitar tiga minggu, pembengkakan mulai terlihat dan kondisi korban terus memburuk.

Meski sakit, Mandala tetap menjalani aktivitas seperti biasa dan baru beristirahat saat waktu istirahat magang. "Sepatunya saya kasih dari waktu baru awal masuk sekolah (kelas 1)," ujar Ratnasari di rumah duka.

Sehari sebelum meninggal, kondisinya dilaporkan semakin memburuk hingga sempat mendapat penanganan di klinik setempat akibat pembengkakan pada kaki.

Namun keesokan harinya, Mandala meninggal dunia. Sebelum wafat, dia sempat menyampaikan keinginan terakhir untuk memiliki sepatu baru yang belum sempat terpenuhi.

Pihak sekolah turut memberikan perhatian terhadap kasus ini dan membantu proses pemulasaraan serta pemakaman jenazah, termasuk penyediaan ambulans.

Topik Menarik