Sosok Mandala Rizky Pelajar Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Aktif Ikut Kegiatan Sekolah

Sosok Mandala Rizky Pelajar Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Aktif Ikut Kegiatan Sekolah

Terkini | inews | Rabu, 6 Mei 2026 - 11:13
share

SAMARINDA, iNews.id - Seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Mandala Rizky Syaputra (16), meninggal dunia karena memaksakan memakai sepatu kekecilan. Sebelum meninggal, kondisi kesehatannya terus menurun.

Mandala diketahui mengembuskan napas terakhir pada Jumat (24/4/2026). Dia merupakan anak yatim yang tinggal bersama ibu dan empat saudaranya di Samarinda.

Di lingkungan sekolah, Mandala dikenal sebagai siswa yang aktif mengikuti berbagai kegiatan. Dia kerap mewakili kelas dalam sejumlah perlombaan dan tidak pernah menunjukkan keluhan selama mengikuti aktivitas belajar.

“Mandala itu tidak pernah mengeluh. Di sekolah dia aktif, kalau ada perlombaan dia mewakili kelasnya,” ujar guru sekolah, Ridawan, Selasa (5/5/2026).

Selama ini, Mandala tetap menjalani kegiatan belajar dan praktik kerja lapangan di salah satu pusat perbelanjaan. Aktivitas tersebut mengharuskannya berdiri dalam waktu lama setiap hari.

Kondisi kesehatannya mulai menurun dalam beberapa waktu terakhir. Mandala mengalami nyeri pada kaki yang kemudian semakin parah hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Meski demikian, Mandala tetap berusaha mengikuti kegiatan seperti biasa dan hanya beristirahat saat waktu yang memungkinkan. Keluarga menyebut korban sempat mengeluhkan sakit ringan sebelum kondisinya memburuk.

Sehari sebelum meninggal, Mandala sempat mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan setempat akibat pembengkakan pada kaki. Namun, kondisinya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia keesokan harinya.

Sebelum meninggal, Mandala sempat menyampaikan keinginan terakhir untuk memiliki sepatu baru yang belum sempat terpenuhi.

Pihak sekolah turut membantu proses pemulasaraan dan pemakaman, termasuk penyediaan ambulans untuk keperluan jenazah.

Peristiwa ini menjadi perhatian pihak sekolah dan masyarakat sebagai pengingat pentingnya perhatian terhadap kondisi kesehatan dan kebutuhan dasar peserta didik.

Topik Menarik