AS Ngotot Iran Tak Boleh Produksi Uranium: Impor Saja!

AS Ngotot Iran Tak Boleh Produksi Uranium: Impor Saja!

Terkini | inews | Rabu, 6 Mei 2026 - 09:41
share

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) tak memberi toleransi kepada Iran terkait program nuklir. Iran tak akan dibiarkan memproduksi uranium yang diperkaya secara mandiri untuk program nuklir sipilnya.

Isu nuklir menjadi batu ganjalan perundingan damai kedua negara, bahkan menjadi penyebab serangan militer terbaru AS-Israel terhadap Iran.

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio 
menegaskan, Iran tidak perlu memperkaya uranium untuk program nuklir damai, melainkan bisa mengimpornya.

"Jika yang diinginkan Iran adalah program nuklir sipil, untuk pembangkit listrik dan hal-hal semacam itu, ada banyak negara yang memilikinya," kata Rubio, dikutip dari Sputnik, Rabu (6/5/2026).

Iran, lanjut Rubio, tidak perlu memperkaya uranium sendiri, namun mengimpor material yang telah diperkaya.

Dia lalu curiga Iran memperkaya uranium untuk program senjata nuklir. 

"Iran bertindak seolah-olah menginginkan program nuklir militer, yang menurut Washington tidak bisa diterima," ujarnya.

Dia melanjutkan, nasib material nuklir Iran yang telah diperkaya harus diselesaikan melalui negosiasi, karena operasi militer telah berakhir. Serangan AS diyakini telah menghancurkan terhadap fasilitas-fasilitas nuklir Iran. 

Nasib uranium yang diperkaya pun menjadi tak jelas, terkubur di reruntuhan jauh di bawah tanah.

"Operasi (Epiuc Fury) telah selesai. Kita sudah menyelesaikan tahap itu," ujarnya.

Dia menambahkan Presiden AS Donald Trump telah menjelaskan bagian dari proses negosiasi tidak hanya mencakup progran pengayaan uranium ke depannya, tapi material yang terkubur jauh di bawah tanah.

"Hal itu harus dibahas, dan sedang dibahas dalam negosiasi," kata Rubio.

Topik Menarik