Dispersip Kotabaru Gelar Kegiatan Story Telling, Program Perdana Literasi Anak 2026

Dispersip Kotabaru Gelar Kegiatan Story Telling, Program Perdana Literasi Anak 2026

Nasional | inews | Rabu, 15 April 2026 - 13:58
share

KOTABARU, iNews.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Kotabaru menggelar kegiatan story telling (bercerita anak) sebagai program perdana pada 2026 dalam upaya meningkatkan literasi anak usia dini. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Layanan Anak Dispersip pada, Rabu (15/04/2026) ini diikuti oleh siswa taman kanak-kanak dari sejumlah sekolah di Kotabaru, di antaranya TK Cahaya Hati dan TK Bersama Anak Bangsa.

Sekretaris Dispersip Kotabaru, Asriady Sulaiman, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mengaktifkan layanan perpustakaan anak melalui pendekatan yang menyenangkan.

“Ini merupakan program perdana kami pada 2026 untuk layanan bercerita anak. Harapannya, kegiatan ini menjadi awal bagi kunjungan dari TK dan PAUD lainnya di Kotabaru,” ujarnya.

Dia menambahkan, program tersebut juga mendukung visi Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam peningkatan sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi sejak usia dini. Sementara itu, pencerita kegiatan, Tya, menyampaikan bahwa antusiasme anak-anak terlihat sangat baik selama kegiatan berlangsung.

“Alhamdulillah, anak-anak sangat antusias mendengarkan cerita. Kegiatan bercerita ini memang kami adakan secara rutin untuk meningkatkan literasi anak, menambah minat baca, serta mengenalkan perpustakaan kepada anak-anak,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan bahwa perpustakaan tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung lainnya yang ramah anak.

“Di sini tidak hanya ada buku, tetapi juga koleksi lain dan tempat bermain. Harapannya ke depan anak-anak semakin mencintai buku bacaan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mengikuti sesi bercerita interaktif dengan materi edukatif yang dikemas secara menarik dan menyenangkan. Mereka tampak aktif berpartisipasi dalam tanya jawab serta menikmati jalannya cerita. Kepala TK Cahaya Hati, Umi Hanik, mengapresiasi program tersebut dan menilai kegiatan ini sangat bermanfaat.

“Anak-anak sangat senang dan antusias. Program seperti ini sangat baik untuk menumbuhkan minat baca sejak dini,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, anak-anak juga diajak mengikuti sesi membaca bersama sebagai bentuk pembiasaan budaya literasi sejak dini. Melalui program perdana ini, Dispersip Kotabaru berharap dapat meningkatkan budaya literasi anak serta menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan bagi generasi muda.

Topik Menarik