Mengejutkan! Trump Sebut Perundingan Damai AS-Iran Berlanjut 2 Hari Lagi

Mengejutkan! Trump Sebut Perundingan Damai AS-Iran Berlanjut 2 Hari Lagi

Terkini | inews | Rabu, 15 April 2026 - 03:01
share

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap kabar mengejutkan, perundingan damai AS dengan Iran segera dimulai kembali.

Dalam wawancara dengan surat kabar The New York Post, Trump mengungkap perundingan AS dengan Iran mungkin akan berlangsung dalam 2 hari.

"Anda sebaiknya tetap di sana (Islamabad), sungguh, karena sesuatu mungkin akan terjadi dalam 2 hari ke depan, dan kami lebih cenderung untuk berangkat ke sana," kata Trump, dikutip Selasa (14/4/2026).

Dia dengan yakin memastikan, perundingan dengan Iran kemungkinan besar berlanjut berkat kerja keras dari Pakistan selaku mediator pertemuan.

"Kemungkinan besar, Anda tahu mengapa? Karena Marsekal Lapangan (Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Asim Munir) melakukan tugas yang hebat," ujarnya.

Iran dan AS menggelar pembicaraan damai di Islamabad pada 11-12 April, setelah Trump mengumumkan gencatan senjata selama 2 minggu. Namun setelah 21 jam negosiasi, Wakil Presiden JD Vance yang memimpin delegasi AS, mengumumkan negaranya dan Iran gagal mencapai kesepakatan.

Sebelumnya Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan, pihaknya sedang melakukan upaya untuk merampungkan isu-isu yang belum disepakati antara AS dan Iran.

"Perundingan Islamabad merupakan momen bersejarah tersendiri. Semua upaya sedang dilakukan untuk menyelesaikan beberapa masalah yang tertunda," kata Sharif.

Setelah upaya diplomatik bersama Turki, Arab Saudi, dan Mesir, Pakistan berhasil mewujudkan gencatan senjata 2 minggu perang sejak pecahnya perang pada 28 Februari.

Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif menegaskan, tidak ada suasana negatif yang dirasakan, bahkan setelah gagalnya perundingan. Ini atmosfer yang baik, pertanda bahwa perundingan bisa kembali digelar.

“Saya tidak ingin berspekulasi, tapi ada peluang,” katanya, seraya menegaskan pihaknya sedang melakukan berbagai upaya mengenai kemungkinan pembicaraan lanjutan di masa mendatang.

Portal berita AS, Axios, mengutip sumber pejabat AS dan negara Arab, melaporkan para pejabat Pakistan, Mesir, dan Turki akan bertemu dengan perwakilan AS dan Iran dalam beberapa hari mendatang guna menjembatani kesenjangan yang tersisa untuk mencapai kesepakatan mengakhiri perang.

“Kita tidak berada dalam kebuntuan total. Pintu belum tertutup. Kedua pihak sedang bernegosiasi. Ini seperti pasar,” kata seorang sumber pejabat Arab.

Topik Menarik