Kapolda Riau Rotasi Personel Polsek Panipahan Buntut Kericuhan Rumah Terduga Bandar Narkoba

Kapolda Riau Rotasi Personel Polsek Panipahan Buntut Kericuhan Rumah Terduga Bandar Narkoba

Terkini | okezone | Selasa, 14 April 2026 - 21:53
share

JAKARTA - Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan melakukan rotasi besar personel di Polsek Panipahan buntut kericuhan wilayah Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir. Sebelumnya Herry mencopot Kapolsek Panipahan dan Kanit Reskrim sebagai bentuk tanggung jawab komando atas aksi ricuh tersebut.

“Berdasarkan hasil evaluasi dari Itwasda, Propam, serta melalui proses Wanjak yang panjang, kami melakukan penilaian secara komprehensif terhadap kinerja personel di Polsek Panipahan,” kata Herry, Selasa (14/4/2026).

“Dari hasil tersebut, diputuskan akan dilakukan rotasi besar yang menyasar para kanit dan anggota yang bertugas di sana,”lanjutnya.

Keputusan itu Ia ambil sebagai bentuk penataan organisasi serta upaya korektif untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal dan responsif terhadap situasi di lapangan. Keputusan itu juga sebagai respons institusi terhadap aspirasi masyarakat Panipahan.

“Kami mendengar aspirasi masyarakat. Apa yang menjadi kegelisahan warga Panipahan menjadi perhatian serius bagi kami. Karena itu, setiap langkah yang kami ambil tidak hanya berbasis pada hasil evaluasi internal, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat,” bebernya.

Polda Riau juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba. Selain itu, pihaknya juga akan mendorong pendekatan yang lebih komprehensif melalui kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau.

 

“Penanganan narkoba tidak bisa dilakukan secara biasa. Kami sudah membentuk Satgas Anti Narkoba yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja internal, sehingga tidak ada ruang bagi penyimpangan,” ujarnya.

“Ke depan, Panipahan akan kita dorong menjadi kampung Bersinar. Ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga upaya membangun ketahanan sosial masyarakat agar mampu menolak dan melawan narkoba secara kolektif,” sambungnya.

Pihaknya juga berencana menunjuk dan menggandeng duta-duta anti narkoba untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Para duta anti narkoba ini akan diisi dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk tokoh pemuda, mahasiswa, dan komunitas lokal.

“Kami ingin gerakan melawan narkoba ini tidak hanya dilakukan oleh aparat, tetapi juga menjadi gerakan bersama. Karena itu, kami akan melibatkan duta-duta anti narkoba agar pesan ini sampai langsung ke masyarakat,” pungkasnya.

Topik Menarik