Chiki Fawzi Ungkap Momen Mencekam Terjebak Serangan Drone saat Misi ke Gaza

Chiki Fawzi Ungkap Momen Mencekam Terjebak Serangan Drone saat Misi ke Gaza

Gaya Hidup | inews | Kamis, 5 Maret 2026 - 17:45
share

JAKARTA, iNews.id – Chiki Fawzi mengungkap pengalaman menegangkan saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina. Artis sekaligus aktivis tersebut pernah terjebak dalam situasi mencekam ketika pelabuhan di Tunisia menjadi sasaran serangan drone.

Peristiwa itu terjadi saat Chiki mengikuti pelayaran kemanusiaan menuju Gaza beberapa waktu lalu. Namun, perjalanan mereka sempat terhenti karena situasi keamanan di kawasan tersebut memanas.

Saat ditemui di Jakarta Selatan baru-baru ini, Chiki menceritakan pangkalan udara dan pelabuhan di sekitar lokasi tempat dia berada menjadi target serangan bom. Kondisi tersebut membuat situasi di wilayah itu sangat menegangkan.

"Pelabuhan Sidi Bou Said di Tunisia itu juga dibom dari drone, yang ternyata itu dari drone yang berasal dari pangkalan udara militer Amerika yang ada di Malta," kata Chiki.

Dia mengaku situasi saat itu terasa sangat mencekam karena jarak antara lokasi ledakan dengan tempatnya berada cukup dekat. Hal tersebut membuat seluruh tim harus tetap waspada selama berada di wilayah tersebut.

"Jadi Malta sama pelabuhan Sidi Bou Said itu jaraknya sekitar kayak Jakarta dan Bandung saja, memang deket," ujar Chiki.

Meski berada di tengah situasi yang penuh risiko, Chiki mengaku tidak merasa takut. Baginya, misi yang dijalankan merupakan bagian dari perjuangan kemanusiaan yang harus tetap diperjuangkan.

Dia menilai tekanan internasional terhadap gerakan yang mencoba menembus blokade Gaza memang sangat besar. Karena itu, setiap tim yang terlibat dalam misi kemanusiaan harus siap menghadapi berbagai kemungkinan.

"Misi internasional ini uncertainty-nya tinggi ya, apalagi kita berusaha mendobrak sesuatu entitas yang memang ya seperti Israel gitu, jadi memang tantangannya banyak sekali," ucapnya.

Chiki mengatakan berbagai tantangan tersebut justru menjadi pengingat bahwa perjuangan kemanusiaan membutuhkan keberanian dan komitmen yang kuat. Dia menilai perhatian dunia terhadap kondisi Gaza perlu terus didorong melalui berbagai aksi nyata.

Karena itu, Chiki memastikan misi pelayaran menuju Gaza tidak akan berhenti. Dia bersama tim berencana kembali menjalankan pelayaran kemanusiaan pada April 2026 mendatang.

Langkah tersebut diharapkan dapat kembali menarik perhatian dunia internasional terhadap kondisi kemanusiaan di Gaza. Chiki menilai upaya tersebut penting agar masyarakat global terus memberikan perhatian terhadap situasi yang terjadi di wilayah tersebut. "Yang pasti sih pelayaran ini harus terus berlanjut," kata Chiki.

Topik Menarik