Viral Dokter Inisial D Doyan Maki-Maki Pasien, Begini Kasusnya! 

Viral Dokter Inisial D Doyan Maki-Maki Pasien, Begini Kasusnya! 

Gaya Hidup | inews | Kamis, 5 Maret 2026 - 09:57
share

JAKARTA, iNews.id - Viral di media sosial curhatan para emak-emak yang mengeluhkan perilaku dokter berinisial D yang dinilai suka memaki pasien. Seperti apa kasusnya? 

Ramai pembahasan mengenai perilaku dokter berinisial D yang dinilai suka memaki pasien. Tak hanya satu, tapi banyak pasien mengeluhkan hal serupa, dan kasus ini pun viral. 

Dokter berinisial D itu diketahui menawarkan jasa konsultasi atau pendampingan MPASI dengan biaya per bulan Rp1,5 juta by chat. Klaimnya, pasien dipersilahkan untuk chat, telpon, maupun video call kapan pun. Lalu, ada juga paket Rp350 ribu per 30 menit by WhatsApp.

Seperti apa cerita lengkap dari kasus kontroversi ini? Simak beritanya hanya di artikel ini. 

Kasus Dokter Inisial D Doyan Maki-Maki Pasien

Cerita bermula dari munculnya tangkapan layar curhatan seorang ibu yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari dokter berinisial D. Dia menuduh dokter itu tidak memberikan konsultasi yang benar kepada pasien. 

"Setiap ada yang konsul, jawabannya sama, dikirimin template itu-itu saja tanpa diagnosis permasalahan anak seperti apa," kata seorang ibu, dikutip Kamis (5/3/2026). 

"Dan di pendampingan itu, anak dibikin kayak robot. Kalau kami tanya, pasti disengak, jawabannya kembali ke template," tambah si ibu. 

Tak berhenti sampai di situ, ibu ini juga mengeluh bahwa dokter inisial D ini 'playing victim', toksik, 'pick me'. "Gak bisa dikomentarin, padahal komentar netizen juga gak parah, kadang hanya sekadar bertanya, tapi sama dia dimaki-maki, dihina-hina," kata si ibu. 

Kemudian, perilaku buruk lainnya yang dibocorkan si ibu ini adalah dokter tersebut suka membawa-bawa title keluarganya. 

"Kamu tahu gak saya anak siapa, orang tua saya siapa," kata si ibu. 

Di postingan akun Instagram @medic***, diungkap juga tangkapan layar seperti apa obrolan antara si dokter dengan klien-kliennya. Hal ini yang kemudian membuat netizen sangat geram dengan dokter tersebut. 

Akibat kasus ini, netizen mendesak supaya oknum dokter yang berperilaku seperti demikian, perlu ditertibkan. 

"Saya rasa memang kelas-kelas online dan kulwapp tidak terstandar begini mulai harus ditertibkan. Jangankan MPASI, Baby massage yang butuh hand-on banget saja di online-in cuma dikasih langkah-langkah sama video singkat. Mana setelah itu dikasih sertifikat instan dan dibilang 'siap buka praktek pijat bayi'. Duh sedihnya," keluh @kan***. 

Berdasarkan pantauan iNews.id, dokter berinisial D itu kini menutup kolom komentar media sosialnya. Akunnya masih aktif hingga sekarang. 

Topik Menarik