Mensesneg: Gedung MUI di Bundaran HI Jakpus bakal Dibangun dari Nol

Mensesneg: Gedung MUI di Bundaran HI Jakpus bakal Dibangun dari Nol

Terkini | inews | Selasa, 10 Februari 2026 - 17:39
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, gedung baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang direncanakan berlokasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat akan dibangun dari nol. Prasetyo mengonfirmasi lahan yang akan digunakan adalah lahan bekas Kedutaan Besar Inggris dengan luas sekitar 4.000 meter persegi. 

"Tanahnya itu (bekas Kedubes Inggris). Iya (pembangunannya dari nol)," kata Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Mengenai besaran anggaran yang akan dialokasikan, Prasetyo mengaku saat ini pemerintah belum menetapkan angka pasti. Hal ini dikarenakan proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan dan proses desain.

"Anggarannya? Belum, belum. Kalau angkanya belum. Kan baru proses desain," ujarnya.

Sementara terkait mekanisme pendanaan, Prasetyo menjelaskan pemerintah masih memiliki beberapa opsi pos anggaran. Dia menyebut pendanaan bisa melalui Kementerian Agama (Kemenag) maupun melalui skema lain.

"Kalau itu kan masalah cara menyalurkan aja. Bisa dari lewat Kemenag, bisa ndak lewat Kemenag juga bisa," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana penyediaan lahan di Bundaran HI, Jakarta, untuk pembangunan gedung bagi MUI serta berbagai lembaga umat Islam. Pemerintah telah menyiapkan lahan kurang lebih seluas 4.000 meter persegi.

“Hari ini saya bisa sampaikan bahwa saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI sebesar kurang lebih 4.000 meter untuk gedung bagi MUI dan bagi badan-badan umat Islam, seperti Badan Zakat Nasional dan lembaga-lembaga lain, termasuk ormas-ormas Islam yang membutuhkan ruangan,” ujar Prabowo di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Topik Menarik