Brutal! Oknum ASN Hajar 4 Karyawan SPBU hingga Terkapar, Begini Kronologinya
TUBAN - Kasus penganiayaan terhadap empat petugas SPBU di Tuban, Jawa Timur yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) viral di media sosial. Informasi yang dihimpun, pelaku diamankan petugas di rumahnya di wilayah Kecamatan Parengan.
Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Bobby Wirawan Wicaksono menegaskan, saat ini penyelidikan kasus tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan.
‘’Laporannya oleh Polres dan akan segera kami tindak lanjuti. Kemudian juga kita akan melakukan peningkatan status dari tahap lidik ke penyidikan," ujar AKP Bobby, dikutip Selasa (10/2/2026).
Penganiayaan itu terekam CCTV di lokasi. Rekaman berdurasi 1 menit 44 detik memperlihatkan aksi kekerasan brutal yang dilakukan seorang diduga oknum ASN di SPBU Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.
Pelaku berinisial J, pegawai kecamatan setempat, diduga tidak sabar saat diminta mengantre bahan bakar minyak (BBM). Dia turun dari mobil dan langsung menyerang operator SPBU bernama Ferdi dengan menjambak rambut serta memukul berulang kali.
Dukung Pemulihan Pascabencana Sumatera, 654 Ribu Liter BBM dan 1.500 Tabung LPG Digratiskan
Sementara upaya mandor SPBU, Ali Nasroh untuk melerai justru berujung pada pemukulan keras di bagian perut. Tak berhenti di situ, operator lain bernama Prasojo juga menjadi korban.
Wajahnya dipukul hingga hidungnya patah dan darah mengalir deras. Seorang tukang kebun SPBU, Riswadi, yang berusaha membantu, turut dipukul di pipi kiri hingga mengalami pembengkakan.
"Kejadiannya bermula dari saya mengecek stok minyak. Operator saya suruh nulis totalisator buat ngecek stok niku. Ya penjualan berhenti 2-3 menit lah. Kemudian kok ada ribut-ribut, jadi saya datang lihat untuk mempertanyakan perkaranya. Tapi si pelaku tiba-tiba mukul. Yang dipukul saya, sama dua operator satu tukang kebun," tutup Ali.










