AC Milan Kantongi Cuan usai Buang Bek Muda ke Premier League, Real Madrid Ikut Kecipratan!

AC Milan Kantongi Cuan usai Buang Bek Muda ke Premier League, Real Madrid Ikut Kecipratan!

Olahraga | inews | Rabu, 4 Februari 2026 - 19:02
share

MILAN, iNews.id – Alex Jimenez resmi meninggalkan AC Milan untuk bergabung secara permanen dengan AFC Bournemouth. Dia membawa potensi keuntungan besar bagi Rossoneri mencapai Rp193 miliar hanya dari biaya pokok transfer.

Pemain asal Kolombia itu sebelumnya dipinjamkan ke Bournemouth sejak awal musim 2025-26. Kesepakatan peminjaman dilengkapi klausul wajib beli (conditional obligation to buy) yang dikabarkan aktif pekan ini, menurut jurnalis Fabrizio Romano.

Milan sudah menerima €2 juta atau setara Rp 39,7 miliar dari biaya peminjaman sementara Jimenez. Setelah klausul buyout terpenuhi, Bournemouth akan membayar €19,5 juta atau sekitar Rp 386,6 miliar, ditambah potensi bonus dan add-ons €5,5 juta (Rp 109,1 miliar).

Namun, Milan tidak akan menerima seluruh biaya pokok €19,5 juta karena Real Madrid berhak atas 50 fee penjualan kembali (sell-on fee). Dengan perhitungan itu, Milan akan mendapatkan €9,75 juta atau sekitar Rp 193,3 miliar, belum termasuk bonus.

Jimenez dikontrak Bournemouth hingga musim panas 2031, durasi lima setengah tahun. Langkah ini menegaskan niat klub Premier League untuk menjadikannya salah satu penyerang utama tim.

Transfer ini menjadi bukti strategi cerdas Milan dalam mengelola aset pemainnya. Dengan mekanisme pembagian fee, Rossoneri tetap memperoleh keuntungan signifikan dari pemain yang tampil impresif di Serie A.

Musim 2025-26, Jimenez menunjukkan performa konsisten di Premier League, membuat Bournemouth yakin mengeksekusi klausul pembelian permanen. Keputusan ini diharapkan menambah stabilitas lini depan klub Inggris tersebut.

Ke depan, Milan dapat memanfaatkan dana hasil transfer ini untuk memperkuat skuad utama atau mendukung proyek jangka panjang, termasuk pengembangan pemain muda dan persiapan bursa musim panas.

Transfer Alex Jimenez juga menjadi contoh bagaimana klub-klub Eropa memaksimalkan klausul penjualan kembali (sell-on clause) agar tetap meraup keuntungan finansial dari pemain yang dijual.

Topik Menarik