Jakarta Pertamina Enduro Siap Amankan Papan Atas Proliga 2026 di Malang

Jakarta Pertamina Enduro Siap Amankan Papan Atas Proliga 2026 di Malang

Olahraga | sindonews | Rabu, 4 Februari 2026 - 21:31
share

Kota Malang kembali bersiap menjadi episentrum voli nasional. Tim voli putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) akan melakoni laga kandang krusial dalam lanjutan Proliga 2026 yang digelar di GOR Ken Arok pada 5–8 Februari 2026.

Sebagai tuan rumah, JPE dijadwalkan menghadapi dua tantangan besar, yakni menghadapi Jakarta Electric PLN Mobile, Kamis (5/2/2026), pukul 19.00 WIB. Kemudian menantang Medan Falcons, Minggu (8/2) pukul 19.00 WIB.

Dua laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan momentum bagi Megawati Hangestri dkk. untuk memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen. Chef de Mission JPE, Werry Prayogi, mengungkapkan optimisme tinggi mengingat performa tim yang sedang panas.

Dengan koleksi lima kemenangan dalam empat pekan pertama, JPE kini duduk manis di peringkat kedua klasemen. "Kami berada di jalur yang tepat, tapi bermain di Malang sebagai kandang sendiri adalah momentum yang harus dimaksimalkan," ujar Werry.

Senada dengan itu, opposite hitter andalan JPE, Megawati Hangestri, memandang posisi peringkat dua sebagai cambuk semangat. "Ini adalah tanggung jawab besar. Saya dan teman-teman akan berusaha mengeksekusi setiap peluang dengan maksimal," tegas pemain yang dijuluki Megatron tersebut.Dukungan penuh dari Pertamina Group memastikan seri Malang kali ini tak hanya soal skor di lapangan. Selain aksi atlet profesional, penonton akan dimanjakan dengan berbagai aktivasi menarik.

Nantinya di GOR Ken Arok, terdapat 22 UMKM lokal, termasuk 10 mitra binaan kategori F&B, yang ikut memeriahkan area venue. Penggemar dapat menikmati berbagai pengalaman seru di luar arena pertandingan.

Selain itu, untuk menjaga kenyamanan penonton, sebanyak 100 personel gabungan TNI-Polri disiagakan. Pelatih JPE, Bulent Karslıoglu, menekankan bahwa kehadiran suporter di Malang akan menjadi "pemain ketujuh" bagi timnya.

"Dukungan penonton adalah energi tambahan, namun kedisiplinan dan transisi permainan tetap menjadi kunci utama kami," imbuhnya.

Topik Menarik