Penumpang WNA Whoosh Terus Melonjak, Terbanyak Negara Mana?

Penumpang WNA Whoosh Terus Melonjak, Terbanyak Negara Mana?

Terkini | inews | Rabu, 28 Januari 2026 - 02:01
share

JAKARTA, iNews.id - Wisatawan asal Malaysia tercatat menjadi pengguna terbanyak layanan Kereta Cepat Whoosh. Data PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) menunjukkan, secara kumulatif sejak 2023 hingga 2025, jumlah penumpang warga negara asing (WNA) asal Malaysia mencapai 298.531 orang.

Capaian tersebut menempatkan wisatawan Malaysia di posisi teratas pengguna Whoosh dari kalangan mancanegara. Setelah Malaysia, jumlah penumpang WNA terbanyak berikutnya berasal dari Singapura sebanyak 83.371 penumpang, China 59.893 penumpang, Jepang 32.176 penumpang, dan Korea Selatan 21.974 penumpang.

KCIC mencatat, sepanjang tahun 2025 jumlah penumpang WNA yang menggunakan layanan Kereta Cepat Whoosh mencapai 401.282 penumpang. Angka ini meningkat lebih dari 60 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 251.525 penumpang.

Tren pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan wisatawan mancanegara terhadap layanan Whoosh. Secara kumulatif sejak 2023 hingga 2025, total penumpang WNA Whoosh telah mencapai 681.713 orang.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan, peningkatan jumlah penumpang WNA menjadi indikator penting atas kualitas layanan yang terus dijaga oleh KCIC.

“Pertumbuhan penumpang WNA yang konsisten menunjukkan bahwa layanan Whoosh semakin dipercaya wisatawan mancanegara, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun kemudahan akses,” ujar Eva dalam keterangan resmi, Selasa (27/1/2026).

KCIC menilai, pertumbuhan jumlah penumpang WNA sejalan dengan meningkatnya aktivitas pariwisata dan mobilitas internasional, serta semakin luasnya informasi global mengenai layanan Kereta Cepat Whoosh.

Eva menegaskan, KCIC berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat integrasi transportasi agar semakin ramah bagi wisatawan mancanegara, sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata nasional.

“Whoosh tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman perjalanan wisatawan asing di Indonesia. Konsistensi penggunaan oleh wisatawan dari berbagai negara menunjukkan daya saing layanan Whoosh di tingkat internasional,” kata Eva.

Topik Menarik